11 Mitos Seputar Cloud yang Dipatahkan Microsoft Melalui Office 365

11 Mitos Seputar Cloud yang Dipatahkan Microsoft Melalui Office 365

0

11 Mitos Seputar Cloud yang Dipatahkan Microsoft Melalui Office 365

Semakin luasnya akses internet membuat ada pergeseran teknologi dari teknologi local menjadi teknologi cloud. Hal itu pula yang terjadi pada software produktivitas terpopuler di dunia: Microsoft Office. Microsoft kini tidak hanya menyediakan software Office yang terinstall di PC secara local saja, tetapi juga menyediakan versi cloud nya yaitu Office 365. Sayangnya ada banyak mitos seputar cloud yang membuat orang seolah takut untuk menggunakan layanan semacam ini, tetapi melalui Office 365 Microsoft mencoba mematahkan mitos seputar cloud tersebut.

Mitos 1: Kurangnya Privasi

Pengguna layanan cloud seringkali menganggap privasi data mereka jadi berkurang karena berada di datacenter orang lain. Namun di Office 365 Microsoft menegaskan bahwa mereka menghormati kerahasiaan dan privasi data penggunanya serta secara kontrak setuju untuk tidak memata-matai data untuk keperluan apapun.

Mitos 2: Tidak Aman

Dengan berbagai kasus yang ada, misalnya saja baru-baru ini Adobe berhasil dihack dan jutaan data pelanggan Adobe Creative Cloud mereka hilang, pengguna layanan cloud memang bersikap lebih waspada dengan menganggap cloud tidaklah aman. Namun Microsoft mengklaim bahwa Office 365 sangatlah aman. Layanan ini sudah mengantongi sertifikasi ISO 27001 dan telah menerima sertifikasi FISMA dan HIPAA. Selain itu tim security mereka terus memonitor dan menjaga keamanan data setiap pelanggannya.

Mitos 3: Belum Matang

Teknologi cloud seringkali dianggap sebagai teknologi baru yang belum matang atau belum siap diimplementasikan. Ternyata Microsoft menjelaskan bahwa teknologi ini sudah ada sejak tahun 1950an. Hanya saja popularitasnya memang baru meningkat ketika internet sudah semakin meluas baru-baru ini.

Mitos 4: Kurang Produktif

Salah satu kelemahan layanan cloud memang hanya bisa digunakan saat kita terhubung dengan internet. Ketika kita offline? Useless! Kita tidak bisa mengaksesnya. Namun Office 365 ternyata sudah termasuk bundle dengan Microsoft Office versi desktop. Jadi ketika kamu terhubung internet bisa menggunakan Office 365 dan ketika offline bisa menggunakan versi desktop nya.

Mitos 5: Tidak Ada Kepemilikan

Seringkali pengguna cloud merasa bahwa mereka membayar sesuatu tanpa memilikinya. Software tidak dimiliki, infrastruktur juga tidak dimiliki. Ketika mereka berhenti membayar maka mereka tidak memiliki apa-apa. Yup, hal itu memang benar, karena menggunakan cloud sama artinya dengan menyewa infrastruktur dan bukan membelinya. Tetapi ada satu kelebihan yang bakal didapatkan: kita tidak perlu melakukan update atau membeli software versi terbaru karena software yang digunakan di Office 365 selalu merupakan versi yang terbaru.

Cloud memang menyewa, dan bukan membeli.

Itu adalah 5 mitos utama seputar cloud yang coba dipatahkan oleh Microsoft melalui layanan cloud Office 365. Masih ada 6 mitos lainnya yang mereka patahkan dan daftar lengkapnya bisa kamu lihat disini.

11 Mitos Seputar Cloud yang Dipatahkan Microsoft Melalui Office 365

Microsoft mencoba meyakinkan konsumen bahwa layanan cloud mereka beda dari layanan cloud perusahaan lainnya. WinPoin sendiri juga merupakan pengguna Office 365 dan jujur saja, kualitasnya sangat memukau! ;)

NB: Dapatkan Phablet Windows 10 Mobile GRATIS (Giveaway) | Beli (1.7 Jutaan)

Untuk Review & Giveaway Kepoin Tekno, Subscribe!
Productivity addict. Geek by nature. Platform Agnostic.