Inilah Tujuan Utama Microsoft di Era Satya Nadella yang Sebaiknya Kamu Ketahui

Inilah Tujuan Utama Microsoft di Era Satya Nadella yang Sebaiknya Kamu Ketahui

23

Inilah Tujuan Utama Microsoft di Era Satya Nadella yang Sebaiknya Kamu Ketahui

Ngomongin tentang perubahan besar di Microsoft saat ini nggak bisa lepas dari sosok Satya Nadella, CEO Microsoft yang mendobrak banyak culture lawas dan menggantinya dengan yang lebih fresh dan modern.

Kemarin kamu sudah bisa melihat sendiri produk andalan terbaru Microsoft yang jujur saja sangat menarik dan penuh inovasi, mulai dari Surface Pro 4, Surface Book, Hololens, hingga Lumia 950 dan 950 X. (Baca juga: Perkenalkan Surface Book, Laptop Powerful Buatan Microsoft Seharga 22 – 39 Jutaan)

Inilah yang dinamakan dengan inovasi, menambah kategori baru dalam dunia device komputing.

Melihat semua perubahan Microsoft ini membuat kita penasaran tentang apa sebenarnya visi dan tujuan dari Microsoft di era Sayta Nadella ini.

Baca juga:  Seperti Inilah Konsep Iklan di Aplikasi Windows 8 Nantinya

Setelah blusukan ngelihat berbagai wawancara dengan Satya Nadella, akhirnya WinPoin menemukan sebuah video dari TheVerge yang mampu mengungkapkannya secara gamblang.

 

Membantu Kamu “Do and Achieve More”

Misi Microsoft saat ini adalah membantu setiap orang dan organisasi (termasuk kamu) untuk bisa melakukan lebih dan mendapatkan lebih.

Garis bawahi kata semua orang dan organisasi, yang artinya semua orang..apapun platformnya, bukan hanya pengguna Windows atau Windows Phone saja.

Ini erat sekali hubungannya sama produktivitas. Jadi bisa dibilang Microsoft saat ini fokus untuk memproduksi layanan dan produk yang mampu membuat kamu lebih produktif agar bisa mencapai target dan tujuan kamu dengan lebih baik.

Baca juga:  Microsoft Membuat Siri Tampak Bodoh [Video]

Hal itulah yang membuat Microsoft memunculkan Office, Cortana, OneDrive, Skype, dan berbagai layanan produktivitasnya di semua platform.

Hal itu juga yang membuat Microsoft memunculkan device super produktif seperti Lumia 950 dan 950 XL yang dilengkapi fitur Continuum, atau Surface Pro 4 dan Surface Book yang powerful digunakan baik sebagai laptop atau mobile tablet.

Produktif dimana saja, tak terbatas tempat, waktu, dan platform.

 

“We Make Things that Help You Make Things”

Microsoft juga punya visi untuk fokus membuat produk yang bisa membantu kamu berkreasi, berkarya, dan menciptakan sesuatu.

Untuk itu jangan heran jika di event kemaren device yang diperkenalkan Microsoft mayoritas berkelas high-end dengan specs tinggi yang memang seringkali diperlukan oleh seorang creator.

Baca juga:  Inilah Desain Lumia 850, Windows 10 Mobile Smartphone di Kelas Mid-End (Video)

Bagi kamu yang pengen melihat video wawancara Satya Nadella tersebut, silahkan langsung aja cek dimari:

Productivity addict. Geek by nature. Platform Agnostic.
  • Meigi Shafardi

    Dulu mencari “musuh”, sekarang sibuk mencari teman saingan

    • yaya

      musuh yg dulu dah dijadikan teman untuk digerogoti dari dalam…

    • Gugun

      setidaknya ketika susah membunuh musuh dari depan maka bunuh dia dari belakang.. menjadi musuh dalam selimut lbih efektif untuk membunuh musuh yang susah dibunuh secara frontal

  • Rizal Faisal Akbar

    service microsoft emang top :D
    cuman cara omong bahasa inggris orang india agak susah dicerna :3 asli logat india Satya Nadella kental banget ampe susah nerkanya dia bilang apa+agak cepet lagi -_-
    *keseringan ketemu orang asing buat diajak ngobrol bahasa inggris dan keseringan gagal paham :v

    • Wira

      Cortana aja sampe gagal paham hehe

      • Rizal Faisal Akbar

        bener sekali. untung Satya Nadella ga pundung ya hahaha
        jujur baru 2 orang India yang ane pernah temui dengan logat India kental. satu, Satya Nadella. kedua, temen kantor ane dulu. dan keduanya bikin ane gagal paham -_-

    • saya yang memang bahasa inggris sbg bahasa runtutan juga gak bisa cerna maksud mereka, bukan cuma aksen yg mempengaruhi bahasa tetapi juga bahasa ibu mereka…mereka ngomong dengan pola struktur bahasa mereka sendiri, bahasa Hindi misalnya…sama kasusnya kayak kamu mentranslasi bahasa Indonesia ke bahasa inggris dengan gaya Indonesia misalnya

      English –> I went to buddies’ house last night
      Indonesian –> Tadi malam gue ke rumah kawan

  • Hady Wirawan Universe-pan

    Jitu sekali abang Nadella (y) .

  • Randy Surya

    misi nya adalah melepas wp dan memakai android

    • Zulkaini

      hahahaha wp itu apaan ? miskin aplikasi ! Pokoknya android is the best !

      • Randhika

        Iya emang Android The Best deh…buktinya malware Stagefright sudah menggerogoti 95% pengguna Android loh, hebat kan…?

      • BUDI

        Hai mas sasugan. Udah lama ngga mampir dimari.

      • Rizal Faisal Akbar

        miskin aplikasi sih ga masalah. justru lebih mudah kepantau mengenai privasi security-nya. setidaknya masalah security Windows Phone lebih bisa terpantau karena aplikasinya harus lulus security baru bisa nongol di Store.

        sedangkan Google Playstore sepertinya menggunakan sistem rating dan jumlah download terbanyak. entah gimana algoritmanya. pemikiran ane sih gitu. yang penting orang itu udah upload karyanya ke Google Playstore tanpa proses security, jadinya banyak aplikasi malware yang beredar.

        • randy surya

          wp app dikit dan kebanyakan junk apps

          • Rizal Faisal Akbar

            tebalik gan. justru android banyak junk+malware.

            ane udah nyoba android dari jamannya froyo sampe lolipop.
            jadi udah tau dimana kelemahan tiap OS. apalagi lolipop yang diklaim sama androidnya sendiri “anti-lag”, malah banyak bug bertebaran.

            jangan dikira ane ga tau apa2 ya tentang android.

      • RiDho Ahmad

        malah klo pandangannya secara perangkat individual HP Android lah yg miskin aplikasi dibanding HP WP karena WP bisa install puluhan atau malah ratusan app sedangkan Android..7 aja udah lag :v nahh klo gitu siapa yg miskin

      • Randy surya

        setuju mz

    • Randhika

      Iya…bener banget, WP udah mau dilepas, soalnya udah diganti sama Windows 10 Mobile. Fitur Apps Permission, fitur penting bagi Privasi Pengguna sudah ada di Windows Phone 8.1 Final Update 2 (2014), dan di Android Marshmallow BETA 6.0 (2015). jadi bisa disimpulkan mana yang cerdas mana yang bodoh :D

    • Ida Bagus Anom Sanjaya

      Welcome Back… yakin.. ane saja make WP>.
      salam mantan Android

  • Kusuma Manik

    Kalau gito inves pabrik di Indonesia dong bos, kayak di India. sembari ajarin kita bikin hardware nya

  • tujuan baru, langkah baru :D

  • SAYA LEBIH GAK SUKA LAGI KALAU PENGGUNA DI BLOW UP SAMA FITUR DAN KEPUASANNYA DIMANFAATKAN BUAT JUALAN, MURAH BANGET YA HARGA “SATISFACTION” ITU :’)

    saya sebagai pengguna ingin dihargai, nanti saya akan hargai kamu juga kok microsoft, saya pengguna berbayar juga :’)