Review Lumia 950: Masih Layak Jadi Flagship Windows Mobile 10

Review Lumia 950: Masih Layak Jadi Flagship Windows Mobile 10

0

wp_20161102_07_00_18_pro

Lumia 950 berstatus flagship dari Microsoft ketika diluncurkan tahun 2015 yang lalu. Kini meskipun Microsoft belum lagi mengeluarkan smartphone high end baru, kerjasama perusahaan software terbesar di dunia ini dengan beberapa OEM menunjukkan hasil. HP merilis Elite X3 yang berfokus pada bisnis dan Alcatel merilis Idol 4S for Windows yang sepertinya lebih berfokus pada rekreasi, karena dibandrol bersama fasilitas VR. Lalu bagaimana saudara tuanya, Lumia 950 dan 950XL? Apakah keduanya masih layak berlabel flagship di tengah gempuran berbagai smartphone baru di tahun 2016 ini?

Kebetulan saya ‘agak terlambat’ membeli flagship produksi Microsoft ini dan saya menjadikan Lumia 950 sebagai daily driver pada saat begitu banyak inovasi baru di dunia smartphone dalam rentang setahun sejak perangkat Windows Mobile 10 ini dirilis. Inilah pendapat saya tentang Lumia 950!

 

Spek

specs

Bicara di atas kertas, jeroan Lumia 950 saat ini mungkin sudah sama dengan lini mid-range Xiaomi, yaitu Mi4s yang dibandrol jauh lebih murah. Namun demikian, spesifikasi ini masih layak disandang oleh sebuah flagship. Apalagi Windows Mobile 10 tidak serakus Android dalam hal ‘memakan’ resource untuk memberikan kinerja terbaik bagi penggunanya.

 

Desain

Di awal perilisannya, banyak sekali yang mengkritik desain Lumia 950 yang dianggap ‘kurang inspiratif’. Jika hanya melihat gambar saja, mungkin memang kelihatannya tidak seanggun lini Galaxy S6 ke atas, Note 5 ke atas, atau iPhone yang tetap terjaga kesan mewahnya. Namun ketika kamu memegangnya sendiri, rasanya tidak seburuk itu kok. Apalagi seperti kamu lihat pada foto di atas, layar milik Lumia 950 bisa dibilang sebagai salah satu yang terbaik. Terang tapi nyaman untuk dipandang. Bahkan di bawah sinar matahari langsung pun kamu tidak akan kesulitan untuk melihat layar Lumia 950!

 

Performa

wp_20161027_12_17_22_pro

Jeroan yang saya sebutkan di bagian sebelumnya tentu saja sudah lebih dari cukup untuk sekedar menjalankan berbagai tugas sehari-hari. Lalu bagaimana ‘resuming’ yang sudah sangat ternama di Windows Mobile 10? Sayang sekali kamu akan tetap mengalaminya meskipun tidak separah di lini low end Lumia. Resuming di Lumia 950 berlangsung sekejap saja dan langsung akan membawa kamu ke dalam aplikasi. Oya, jika kamu penggemar Facebook, mohon maaf, aplikasi ini tetap terasa lamban dan berat ketika dibuka, meskipun di Lumia 950 dan dalam koneksi internet ekstra cepat (tempat saya bekerja menggunakan MyRepublic yang mencapai 100Mbps kecepatan download).

Ketika heboh Asphalt Extreme beberapa hari lalu, saya coba menginstal game tersebut di Lumia 950, dan berjalan dengan amat sangat lancar!

 

Fitur Spesial: Windows Hello – Retina Scan

20161026_135114

Windows Hello merupakan salah satu fitur unik baru yang ada di Lumia 950. Ini merupakan fitur keamanan dengan retina scan. Kamu cukup menatap ke arah Lumia 950 untuk memintanya terbuka.

Pada praktiknya, pembacaan retina perlu waktu sekitar 1-2 detik dan pada sudut yang tepat, dalam artian kamu harus menempatkannya di jarak yang pas bagi Lumia 950 untuk membaca retina kamu. Jika kurang pas, prosedur bisa agak lama dan Lumia 950 meminta kamu untuk mendekatkan jarak mata dengan sensor pembaca.

Namun kabar baiknya, Windows Hello tetap dapat membaca mata kamu dalam keadaan gelap, meskipun kamu menggunakan kacamata hitam, ataupun ketika kamu sedang menangis hingga kelopak mata berair! Dari pengalaman saya, retina scanner ini hanya gagal membaca retina saya ketika saya berkacamata, dan ada sinar dari depan memantul dari kaca mata saya (misal situasi ketika saya terkena sinar matahari langsung dan mengenakan kacamata). Seringkali Windows Hello tidak dapat membaca retina saya dalam kondisi seperti ini.

Namun sepertinya fitur ini bisa lebih disempurnakan lagi karena terkadang Windows Hello tidak keluar, sehingga kamu harus memasukkan passcode. Ini cukup jarang terjadi, tapi memang terkadang demikian.

Ah, satu lagi. Dengan gugurnya Galaxy Note 7 di pasaran, maka Lumia 950 resmi menjadi satu-satunya smartphone yang memiliki retina scanner hingga saat artikel ini ditulis!

 

Fitur Spesial: Hey Cortana

wp_20161106_21_56_42_pro

Sebenarnya tidak spesial untuk Lumia 950 sih. “Hey Cortana” sudah ditanamkan mulai Lumia 930. Jika kamu tidak ingat akan fitur ini, Hey Cortana adalah fitur yang memungkinkan kamu untuk memanggil Cortana tanpa perlu menyentuh Lumia 950. Cukup ucapkan “Hey Cortana”, maka AI buatan Microsoft ini akan muncul dan siap melaksanakan perintahmu.

Di versi Windows Mobile 10 terbaru ini, Cortana semakin mumpuni dalam membaca suara saya. Kemampuan penangkapan suara juga sangat bagus, kemungkinan karena ada mic tambahan di bagian bawah depan layar. Kamu akan lebih puas berinteraksi dengan Cortana lewat fitur ini. Untuk pembahasan lengkap mengenai Cortana, saya berjanji untuk membahasnya lebih terperinci lewat artikel lain.

Sayangnya, Cortana seringkali tidak bereaksi ketika suasana sekitar agak ramai. Sedang di jalan? Jangan harap bisa dengan mudah memanggil Cortana! Dalam situasi ramai, earset bisa menjadi penolong kamu. Cortana lebih mudah membaca perintah dari earset ketika situasi sekitar cukup ramai. Saya sering memanfaatkan fitur ini untuk menelepon dengan cepat serta mencatat reminder remeh temeh di kehidupan sehari-hari.

 

Fitur Spesial: USB OTG

wp_20161104_09_11_07_pro

Sudah lama dimiliki Android (bahkan Symbian), saya terharu ketika akhirnya dapat memanfaatkan USB OTG di Windows Mobile 10! Untuk melakukannya, kamu memerlukan USB OTG khusus (type C). Tanpa perlu penyiapan khusus, kamu dengan mudah menghubungkan flashdisk dengan Lumia 950.

Oya, jangan lupa. Untuk melepaskan flashdisk, masuk ke System > storage, maka kemudian kamu akan mendapatkan opsi untuk “remove” perangkat data USB kamu.

wp_20161104_09_16_01_pro

 

Fitur Spesial: Continuum

wp_20161030_16_20_15_pro

Pertama kali membeli perangkat ini, salah satu fitur yang menjadikan saya penasaran adalah Continuum. Sering disindir sebagai “solusi dari masalah yang tidak ada”, Microsoft nampak ngotot mempertahankan fitur ini. Untuk masuk mode Continuum, kamu harus menyiapkan sebuah monitor atau televisi, serta keyboard dan mouse jika kamu menginginkannya.

Cukup sambungkan display dock dengan perangkat dan layar televisi (menggunakan kabel HDMI), akan ada panduan yang mengarahkan untuk mengubah Lumia 950 ke mode Continuum.

wp_20161030_16_19_48_pro

Di sini kamu akan mendapati bahwa layar televisi kamu berubah seakan kamu menjalankan Windows 10 secara penuh! Uniknya, kamu masih tetap dapat menelepon atau melakukan aktivitas lain meskipun dalam mode Continuum!

wp_20161030_16_18_50_pro

Sayangnya, hanya beberapa aplikasi saja yang didukung Continuum dengan sangat baik. Terutama aplikasi yang sudah ditulis dalam versi UWP. Jika belum, kemungkinan tidak akan dapat dijalankan.

wp_20161030_16_26_14_pro

Oya, sekedar informasi, dalam mode Continuum ini, sekaligus kamu mengisi baterai Lumia 950 karena kabel penghubung juga dialiri daya listrik. Selain itu, kamu juga bisa menyambungkan keyboard kesayangan kamu melalui display dock, walaupun tidak menggunakan layar atau monitor. Kamu bisa mengetik di Lumia 950, terutama untuk menyelesaikan tugas atau dokumen yang kamu perlukan.

 

Kamera

wp_20161102_09_52_03_pro

Bicara soal kamera, Lumia 950 sering dipuji sebagai salah satu pemilik kamera terbaik. Sering dibandingkan setara dengan Galaxy S7, bahkan banyak juga yang mengklaim Lumia 950 lebih baik karena Samsung menerapkan algoritma sharpening yang agresif serta saturasi yang luar biasa tinggi, sehingga gambar sering terkesan tidak natural. Saya sudah mencoba mengambil (banyak) gambar dengan Lumia 950, dan dalam kecahayaan cukup, what you see is what you get, dalam artian hasil foto kamu ya persis seperti yang kamu lihat aslinya itu.

Microsoft Camera di Lumia 950 memiliki tiga macam mode resolusi gambar, yaitu JPEG (19 MP), JPEG (8 MP) dan JPEG (8 MP) + DNG (19 MP). Contoh foto di atas sebagian besar saya ambil dengan resolusi 8MP. Sekedar info: Pureview mengolah gambar dalam bentuk terbaiknya di resolusi 8 MP, karena dengan demikian foto harus melalui prosedur oversampling dengan algoritma PureView, menjadikan gambar yang kita ambil lebih baik, terutama pada saat malam!

 

Fitur baru: Panorama

wp_20161106_09_09_12_pro

panorama adalah fitur yang baru saja dapat dirasakan di Windows Mobile 10. Hasil panorama di Windows Mobile 10 sangat bagus menurut saya! Jalur objek yang saya foto nyaris tersambung sempurna seakan diambil dengan satu kamera utuh. Kini kamu dapat mengistirahatkan aplikasi Nokia panorama yang sudah lama menemani kamu.

wp_20161106_09_08_28_panorama
Klik gambar untuk melihat dalam resolusi penuh

 

Jepretan low light masih jadi andalan

Lumia terkenal dengan kemampuannya mengambil gambar yang terang dan jernih di situasi minim cahaya. Lumia 950 meneruskan warisan tersebut! Saya dengan mudah mengambil gambar yang jernih di malam hari, bahkan situasi yang minim sinar lampu! Dengan generasi OIS terbaru serta shutter speed yang luar biasa cepat ketika menjepret foto, saya mendapatkan gambar yang lebih jernih jika dibandingkan Windows Phone lain yang saya miliki, yaitu Lumia 1020.

wp_20161030_21_20_28_pro
Klik gambar untuk melihat resolusi penuh

Menggunakan flash di malam hari juga jadi jauh lebih nyaman untuk Lumia 950. Triple flash pada Lumia 950 tidak hanya menambah kecahayaan dalam gambar, tapi juga mengatur warnanya agar tidak berubah jauh dari warna aslinya.

Jika kamu penggemar sesi kamera, jangan khawatir. Pembahasan lebih lengkap akan segera menyusul!

 

Hasil rekaman video dan audio papan atas

Lumia 950 bukan hanya kapabel dalam mengambil gambar yang jernih dan terang, tapi juga kualitas audio yang mumpuni. Lumia 950 dilengkapi dengan enam microphone sehingga memungkinkan mengambil suara dari lingkungan dengan lebih baik. Selain itu, fasilitas ini menjadikan Lumia 950 mampu merekam suara secara stereo! Di atas kertas, kemungkinan Lumia 950 hanya kalah dengan LG V10 dan LG V20 yang selain merekam suara secara stereo, juga memiliki fasilitas DAC Audio yang memungkinkan kualitas rekaman prima. Oh, saya dengar ada yang menanyakan tentang iPhone? Maaf, hingga saat ini iPhone 7 sekalipun belum mampu merekam suara secara stereo!

Cermati sendiri hasilnya dari video berikut ini. Gunakan earset atau headphone untuk memahami kualitas optimal rekaman Lumia 950!

 

Slow Motion Video keren!

Microsoft juga menanamkan fitur baru yang cukup keren di Lumia 950, yaitu slow motion video! Kamu bisa mengaktifkannya dengan mengetuk ikon kura-kura di bilah kontrol kamera Lumia 950 (Lakukan sebelum merekam loh).

Ketika merekam, seolah hanya gambar biasa yang kamu dapatkan. Namun kamu bisa melihat hasilnya yang cukup keren di video berikut!

Dari berbagai percobaan yang saya lakukan, kamu akan mendapatkan gerakan nyaris berhenti (seperti layaknya film Matrix) dengan kecepatan frame 24 fps. Video yang kamu saksikan ini disyuting dengan resolusi 1920×1080/30 fps. Namun sudah sangat keren bukan?! Bentuk optimal slow motion video ini, seperti halnya yang diamini oleh para penggemar gadget dan teknologi, bahkan lebih baik dari milik iPhone yang pertama kali memperkenalkan fitur ini di smartphone dan diakui sebagai yang terbaik!

 

Audio

wp_20161106_21_18_33_pro

Audio mungkin salah satu kelemahan Lumia 950. Memiliki speaker mono di bagian belakang, dekat cincin kamera, menjadikan suara yang keluar kurang optimal tertangkap telinga. Kualitasnya juga… Bisa dibilang apa adanya. Cukup keras, namun ketika kita bicara kejernihan atau bahkan bass… Lumia 950 cukup jauh tertinggal, bahkan dari flagship Lumia lama seperti Lumia 1020 dan Lumia 930! Belum lagi kita bandingkan dengan raja audio smartphone seperti HTC One 8 ke atas, LG V10 ke atas, atau sang raja audio, Marshall London! Berikut ini sampel suara Lumia 950 dengan volume 20.

Untunglah kualitas audio di earset atau headphone tidak seburuk speakernya. Meskipun saya berani bilang bahwa Lumia 1020 atau 930 sedikit lebih baik, namun kuping cukup terselamatkan bila menggunakan earset bawaan Lumia 950 atau Coloud Pop yang sinergis dengan tipe Lumia.

wp_20161106_21_16_12_pro

 

Baterai

wp_20161113_23_13_15_pro

Bicara soal baterai, kombinasi antara Windows Mobile 10 yang terus menunjukkan grafik peningkatan, prosesor yang kuat dan hemat daya, serta volume baterai yang cukup besar (3000 mAh), Lumia 950 luar biasa awet. Dengan pemakaian standar, ketika saya melepas charger sekitar pukul tujuh pagi, setengah hari kemudian (alias pukul tujuh malam), baterai saya barulah mencapai persentase antara 20%-30%. Pemakaian standar ala saya adalah menerima pesan teks WA, sesekali main twitter dan browsing, memotret objek-objek menarik, dan main game dalam jangka waktu tak sampai 15 menitan beberapa kali. Perlu diketahui juga bahwa di hari kerja saya menerima email dalam jumlah yang luar biasa dan punya beberapa grup WA yang hiperaktif (saya masukkan mode silent sih). Jadi untuk road warrior alias orang yang banyak menghabiskan waktu di jalan, sepertinya kamu tidak perlu terlalu sering charging bila menggunakan flagship Microsoft ini.

 

Permasalahan di Lumia 950

20161025_093831

Sayang beribu sayang, jika kamu mencari perangkat Windows Mobile 10 sempurna, Lumia 950 masih belum lepas dari permasalahan. Mungkin yang paling unik dan aneh adalah kebiasaan restart-nya. Dalam seminggu, minimal Lumia 950 melakukan restart tanpa kamu kehendaki.

Dari berbagai sumber yang saya baca, ini akibat ketidakcocokan internal storage Lumia 950 dengan external storage yang ditambahkan. Dalam artian, jika kamu menambahkan SD Card, apalagi yang besar, maka kamu harus bersiap akan terjadinya random restart. Tidak sering, tapi dalam jangka waktu seminggu, minimal ini sekali terjadi. Saat ini saya menggunakan Sandisk class 10 64GB. Dari diskusi di beberapa forum, ini adalah batas tertinggi SD Card yang bisa digunakan jika tidak ingin mengalami restart yang masif. Sebenarnya Lumia 950 memiliki kemampuan membaca SD Card hingga 256 GB, namun ini akan menimbulkan ketidakstabilan dalam sistem pembacaannya dan mengakibatkan restart.

Windows Hello dengan retina scanner, kadang tidak muncul atau gagal membaca retina saya, dan ini menjadikan saya harus mengetikkan passcode ke layar.

Untuk OS, meskipun belum sempurna, namun menurut saya sudah ke arah yang semakin baik! Saya hampir tidak pernah mengalami masalah dengan Windows Mobile 10 secara keseluruhan.

 

Kesimpulan

Dari ulasan saya di atas, saya dengan yakin dapat mengatakan bahwa Lumia 950 memiliki kemampuan kamera yang masih sejajar, bahkan lebih baik dari banyak flagship masa kini. Saya belum berkesempatan memegang iPhone 7, tapi saya yakin bahwa Lumia 950 jelas menghancurkan iPhone 6S dalam sesi low light, dan kemungkinan berimbang dengan Samsung Galaxy S7.

wp_20161102_08_52_19_pro

Windows Hello dengan retina scanner serta Continuum, juga merupakan pembeda yang menjadikan Lumia 950 lebih eksklusif jika dibandingkan dengan sebagian besar flagship terkini di tahun 2016!

Jadi saya bisa mengatakan bahwa Lumia 950 masih layak disebut flagship, bahkan di level multi-platform tahun 2016 dalam teknologi yang berkembang serba cepat ini! Belum lagi kemungkinan di tahun 2017 nanti kita akan mendapatkan Creators Update dengan banyak fitur baru dan unik berfokus pada aktivitas kreatif!

Punya pendapat lain tentang Lumia 950? Sumbangkan pendapatmu di kolom komentar!

NB: Dapatkan Phablet Windows 10 Mobile GRATIS (Giveaway) | Beli (1.7 Jutaan)

Untuk Review & Giveaway Kepoin Tekno, Subscribe!
Penulis Winpoin yang paling sering minta dimaklumi kalau lagi lama nggak nulis | Dengan senang hati menjawab pertanyaan seputar Windows Phone lewat akun Twitter @kikisidharta