Tips Fotografi Lumia – Memotret Supermoon

Tips Fotografi Lumia – Memotret Supermoon

0

camera-grip

Ketika artikel ini ditulis, saya sedang menikmati fenomena unik Supermoon, yaitu situasi bulan purnama dalam posisi yang sangat dekat ke bumi sehingga menjadikan bulan terlihat besar, terang, dan indah. Kebetulan sekali beberapa teman pembaca di Winpoin mengusulkan Winpoin untuk menuliskan artikel tips untuk memotret supermoon dengan perangkat Lumia. Demi kepuasan pembaca, saya pun mendadak menyiapkan berbagai bahan untuk tips tersebut, namun mohon maaf – lokasi pengambilan gambar dengan terpaksa dilakukan dari depan rumah karena saya tidak sempat berburu komposisi yang bagus.

Berikut ini tips untuk memotret bulan secara umum, dan siapa tahu kamu beruntung, maka kamu dapat memotret supermoon di waktu yang lain dalam kehidupan kamu.

 

Persiapkan Peralatan

camera-grip-2

Memotret dengan hanya smartphone biasa memang memungkinkan, apalagi jika kamu menggunakan high end yang memiliki kemampuan kamera mumpuni seperti misalnya Galaxy S7, LG V10, LG G4, iPhone 7 – dan tentu saja keluarga Lumia: Lumia 920, Lumia 925, Lumia 930, Lumia 1020, dan Lumia 950.

Namun alangkah baiknya jika kamu melengkapi diri dengan peralatan yang memungkinkan kamu mengambil gambar dengan nyaman, yaitu tripod dan camera grip. Lumia 1020 yang memang diperuntukkan untuk fotografi, memiliki camera grip yang sangat cantik dan bisa berfungsi sebagai powerbank. Jika tidak, kamu harus mencari camera grip sederhana untuk melekatkan smartphone milikmu di tripod. Camera grip ini berfungsi agar perangkat yang kamu gunakan tidak bergetar sehingga dapat mengambil gambar secara optimal. Getaran halus saja bisa menyebabkan cahaya bulan menjadi bias dan kamu kesulitan untuk mendapatkan bentuk bulan yang bundar.

Beda fokus beda hasil

wp_20161114_21_56_46_raw__highres

Kamera smartphone memang memudahkan untuk mengambil gambar. Kita cukup menekan titik fokus yang kita inginkan, dan ini sekaligus akan berfungsi sebagai metering, permainan fokus untuk mendapatkan pencahayaan yang cocok. Misalnya, ketika memotret bulan, bila kita memfokuskan pada bulan, kemungkinan kita akan mendapatkan gambar bulan yang besar dan bercahaya, namun sekeliling menjadi agak gelap karena berfokus pada bulan tadi. Jika kamu memindahkan titik fokus pada gedung atau pemandangan sekitar, maka kamu akan mendapatkan foto keadaan sekitar yang terang, dengan bulan yang agak samar cahayanya. Jika kamu berada di tempat yang minim cahaya, trik ini bagus untuk mengakali hasil foto agar lebih terang.

Teruslah berlatih dengan mencoba berbagai macam titik fokus agar kamu bisa menghasilkan gambar yang optimal.

Oh ya, perlu saya beritahukan di awal, tidaklah mungkin menangkap tekstur bulan hanya bermodal kamera smartphone saja. Kamu harus melengkapinya dengan lensa tele khusus jika ingin mendapatkan tekstur bulan yang indah. Kebetulan saya tidak memiliki lensa tersebut, sehingga saya melakukan pengambilan gambar langsung tanpa bantuan lensa apa pun kecuali Carl Zeiss lens pada kedua Lumia saya yang cukup andal.

 

Bantuan Aplikasi

Usahakan menggunakan kamera dan aplikasi yang memungkinkan kamu mendapatkan versi RAW dari hasil pemotretan kamu. Format ini sangat mudah untuk diolah menggunakan software untuk menghasilkan foto yang optimal. Jika kamu menggunakan smartphone yang tidak dapat menghasilkan RAW, maka kemungkinan besar hasilnya cukup terbatas.

Untuk software pengolahan, yang paling mudah dan populer adalah menggunakan Adobe Lightroom. Software ini begitu populernya sehingga kamu dapat menemukannya di berbagai OS, mencakup keluarga Windows dan Mac OS, bahkan juga ada versi Mobile untuk Android dan iOS (Oke, di Windows Mobile belum ada. Harap bersabar menanti Adobe longgar hatinya).

Supermoon dari depan rumah - Lumia 1020
Supermoon dari depan rumah – Lumia 1020

Supermoon dari depan rumah - Lumia 950

Supermoon dari depan rumah – Lumia 950

 

Perkaya Teknik Pengambilan Gambar

Teknik yang saya maksud di sini adalah terkait dengan seberapa kamu mengenali karakter kamera di smartphone kamu serta dasar-dasar fotografi untuk menghasilkan gambar yang bagus. Yang saya maksudkan di sini adalah antara lain:

Komposisi

Jangan hanya berfokus pada bulan. Kamu tidak akan mendapatkan apa-apa selain bulan yang kesepian. Memotret bulan di antara bangunan atau pepohonan akan memberikan keindahan tersendiri.

Exposure

Jika memungkinkan, ambil gambar dengan shutter speed cepat, jadi bukan dengan exposure panjang. Exposure panjang memang menghasilkan foto yang lebih terang, namun kamu akan kesulitan menciptakan bentuk bulan yang baik. Di sini saya juga belum menemukan resep yang pas untuk mengambil gambar sedemikian. Jika saya mempercepat shutter speed, gambar menjadi sangat gelap bahkan susah saya olah. Namun jika menggunakan exposure panjang, maka cahaya bulan menjadi dominan dan sulit menghasilkan figur yang bagus sebagaimana keindahan yang kita lihat dengan mata telanjang. Jadi mari kita sama-sama berlatih untuk bisa menemukan trik exposure yang pas!

Update: Ada tambahan dari Adnan Zaki teman kita, kalau ingin mengambil foto bulan dengan tekstur yang jelas, kurangi brightness. Karya Adnan ini patut dapat jempol karena ‘hanya’ menggunakan Lumia 730! Benar-benar membuktikan kekuatan kamera lini Lumia.

supermoon

Filter?

JANGAN tergoda untuk menggunakan filter ketika memotret bulan. Jika ingin mengolah foto, lakukan setelah memotret, bukan pada saat memotretnya.

Flash?

Memotret bulan memerlukan kemampuan alamiah perangkatmu. Menggunakan flash tidak akan membantu sama sekali untuk memotret langit malam hari.

Crop, jangan Zoom!

Zoom akan menurunkan resolusi gambar kamu. Mungkin berbeda hasilnya dengan Lumia 1020 yang memiliki lossless zoom dan sensor besar. Namun meskipun saya sudah berusaha menggunakannya secara maksimal, hasilnya lebih buruk daripada jika saya memotret dulu, baru melakukan crop. Untuk smartphone umum, zoom justru merusak kualitas gambar.

Bila kamu memperhatikan dasar-dasar fotografi tersebut, maka kamu bisa menghasilkan gambar bulan yang cukup enak dilihat. Gambar berikut bukan supermoon, tapi saya ambil ketika purnama dan dalam komposisi yang cukup menarik. Sayangnya saat itu saya tidak membawa tripod, sehingga tidak bisa menghasilkan figur bulan yang bulat penuh.

asal-potret-tapi-komposisi-bagus

 

Demikianlah tips-tips dari saya untuk mengambil gambar Supermoon (dan bulan tidak super lainnya di lain hari). Semoga kamu mendapatkan kesempatan emas untuk memotret fenomena ini suatu hari kelak. Punya tips-tips tambahan? Sumbangkan pemikiran kamu di kolom komentar!

NB: Dapatkan Phablet Windows 10 Mobile GRATIS (Giveaway) | Beli (1.7 Jutaan)

Untuk Review & Giveaway Kepoin Tekno, Subscribe!
Penulis Winpoin yang paling sering minta dimaklumi kalau lagi lama nggak nulis | Dengan senang hati menjawab pertanyaan seputar Windows Phone lewat akun Twitter @kikisidharta