Tips Memilih Switch Keyboard Mekanik yang Cocok untuk Kamu

Tips Memilih Switch Keyboard Mekanik yang Cocok untuk Kamu

0

WP_20160827_16_52_37_Pro

Saya sudah mengungkapkan pada artikel sebelumnya bahwa keyboard mekanik merupakan periferal yang unik. Jika keyboard umum menggunakan membran dan karet yang mengirimkan sinyal ke papan sirkuit, maka keyboard mekanik menggunakan sistem pegas klasik yang menjadikan kita merasa ‘benar-benar menekan’ sebuah tombol.

Keyboard mekanik menggunakan sebuah komponen disebut ‘switch’, memiliki pegas dan menghubungkan tombol dengan sirkuit untuk memberi sinyal guna menampilkan karakter yang diinginkan ke layar monitor. Sehingga memilih keyboard mekanik yang tepat sangat erat hubungannya dengan memilih jenis switch pada keyboard mekanik tersebut. Switch di setiap keyboard mekanik memiliki karakter tersendiri yang perlu kamu kenal agar tidak salah memilih keyboard mekanik yang tepat untuk kamu gunakan.

Secara umum terdapat dua jenis switch, yaitu switch linear dan tactile. Skema mekanis pada switch linear adalah langsung tegak lurus ‘memukul’ sirkuit untuk menghasilkan sinyal. Sedangkan switch tactile tidak bergerak tegak lurus, akan tetapi mengetuk dan menimbulkan sebuah umpan balik dan bunyi klik pada komponen dalam switch tersebut.

Salah satu perusahaan terkemuka yang merupakan pelopor inovasi serta banyak dijadikan acuan dalam pembuatan switch ini adalah ZF Electronics GmbH (juga dikenal sebagai Cherry Corporation), merupakan perusahaan Jerman-Amerika spesialis pembuat berbagai periferal komputer. Produk switch untuk keyboard mekanik mereka sangat terkenal sehingga bahkan mereka memproduksinya secara massal untuk banyak perusahaan di seluruh dunia. Begitu terkenalnya Cherry MX switch di dunia keyboard mekanik, sampai-sampai perusahaan pembuat switch lainnya menyamakan karakter dan pola switch-nya dengan Cherry. Misalnya, jika keyboard kamu menggunakan switch Kailh warna biru, maka acuan karakternya adalah Cherry MX biru, dalam artian switch Kailh tersebut gambaran karakternya adalah mirip dengan Cherry MX warna biru. Demikian juga dengan nama-nama tenar dalam bidang switch lain seperti Gateron, Greetech, atau Razer (yang membuat switch sendiri untuk keyboard produknya akhir-akhir ini – Sebelumnya mereka juga menggunakan switch milik Cherry atau Kailh).

Oleh karena itu, lebih mudah bagi kamu untuk mengetahui karakter sebuah keyboard mekanik dengan berpedoman pada jenis switch cherry berikut:

Cherry MX Black

Black

Cherry MX Black memiliki ciri alur lurus dari atas ke bawah jika kamu menekannya. Switch ini tidak memiliki rasa ‘hentakan’ di ujung jari ketika karakter yang kamu tekan ‘teregister’ pada sirkuit. Cherry MX Black memiliki kecenderungan lebih berat karena pegasnya dirancang lebih tebal, sehingga kamu memerlukan tenaga yang lebih besar dibandingkan menggunakan switch lain.

Karena ciri khas tersebut, Cherry MX Black sangat cocok bagi gamer yang cenderung ‘menyiksa’ keyboard dengan kekuatan tekanan jari yang optimal. Dalam permainan FPS, kamu bisa menekan tombol tembak tanpa takut salah tekan antara dua kali tekanan tombol atau tiga kali berturut-turut, karena ada rasa pasti di ujung jari berapa kali kamu melakukan tekanan.

Baca juga:  Cara Maping Network Drive Windows

 

Cherry MX Red

Red

Cherry MX Red memiliki karakter yang mirip dengan Black. Akan tetapi ada perbedaan ketebalan pegas, yang mana menjadikan kamu memerlukan kekuatan yang lebih sedikit untuk menekan tombol tersebut. Cherry MX Black terasa lebih ringan di tangan dan lembut. Cocok untuk gamer yang kalem atau tukang ketik yang cenderung menyukai tombol ringan dan tanpa suara klik klak.

 

Cherry MX Silver

modul-silver

Cherry MX Silver ini juga akrab disebut sebagai Cherry MX Speed. Karakternya linear dengan pegas yang menekan lurus langsung dari atas ke bawah, namun dengan pegas yang lebih pendek dan ringan, memungkinkan kamu mencapai ‘titik aktuasi’ (yaitu titik capai ke sirkuit untuk mengirim sinyal) jauh lebih cepat. Cherry MX Silver merupakan produk baru hasil kerjasama antara Cherry dan Corsair, yang hasilnya dipasangkan pada Corsair K70 RGB Rapidfire. Sepertinya sangat sesuai untuk tukang ketik yang mengutamakan kecepatan dan tidak menyukai umpan balik berupa hentakan dan bunyi klik pada jenis switch tactile.

 

Cherry MX Blue

Blue

Cherry MX Blue merupakan tipe switch tactile, yang mana akan memberikan umpan balik ke ujung jari berupa rasa hentakan pada tangan. Benturan ganda pada ‘pemukul’ switch ini menimbulkan suara ‘tik’ yang mirip dengan mesin ketik zaman dulu. Inilah mengapa Cherry MX Blue juga dikenal sebagai switch paling berisik, namun juga paling populer di kalangan tukang ketik yang *uhuk*berumur*uhuk*. Suara dan sensasi hentakannya menimbulkan nostalgia seakan kita sedang menggunakan keyboard zaman dulu atau bahkan mesin ketik elektrik tahun 80-an.

Suaranya yang khas juga menimbulkan kepuasan sendiri kalau kamu sedang mengetik bersama dalam ruangan (misalnya kantor), karena bunyi ritmisnya menarik perhatian dan menimbulkan kesan bahwa kamu benar-benar bekerja dan bukannya chatting sosial media di PC kantor.

 

Cherry MX Brown

Brown

Cherry MX Brown memiliki kemiripan dengan Cherry MX Blue, hanya saja switch ini tidak menimbulkan ‘benturan ganda’, melainkan langsung ‘memukul’ ke bawah. Ini menjadikan bunyi ‘tik’ tidak muncul pada switch ini, dan kamu hanya memerlukan tenaga lebih sedikit untuk menekan. Switch ini banyak disukai oleh tukang ketik yang tidak ingin menimbulkan bunyi yang berisik. Meskipun bertipe tactile, karakternya agak mirip switch linear sehingga juga disukai para gamer.

 

Cherry MX Green

Green

Cherry MX Green memiliki karakter yang mirip dengan Cherry MX Blue, hanya saja memiliki pegas yang lebih tebal, sehingga lebih berat di tekan. Ini menimbulkan rasa yang kurang lebih sama dengan keyboard tipe lama yang tebal dan berat. Karena memerlukan tenaga lebih untuk menekannya, bunyi tik tak yang ditimbulkannya bisa jadi lebih berisik dibandingkan Cherry MX Blue.

Baca juga:  LG Rolly: Ini Baru Keyboard Portable Paling Keren Sejagad! (Video)

 

Cherry MX Clear

Clear

Cherry MX Clear memiliki karakter yang mirip dengan Cherry MX Green. Pegas yang tebal dan lebih berat ketika ditekan, menimbulkan sensasi hentakan di tangan yang lebih keras juga, namun lebih ‘senyap’ dibandingkan Cherry MX Green. Cocok untuk kamu yang menyukai tipikal tombol yang lebih berat disertai sensasi hentakan taktil pada ujung jari.

 

Setelah Mengetahui Macam-Macam Switch, Keyboard Apa yang Harus saya Pilih?

Mungkin kamu sedikit bingung karena saya mengoceh panjang lebar tentang switch keyboard mekanik. Saya tekankan lagi: Itu adalah dasar penting untuk memahami jenis keyboard apa yang dapat kamu pilih. Pada dasarnya, hampir setiap produsen keyboard mekanik mengeluarkan produk dengan varian switch sebagaimana saya sebutkan di atas. Meskipun saya membahas hanya switch Cherry MX, sudah saya jelaskan sebelumnya, bahwa perusahaan lain membuat switch dengan mengikuti pola buatan Cherry. Misalnya kamu menemukan Razer Blackwidow Ultimate yang menggunakan switch Kailh blue – Maka sudah pasti karakter switch ini mirip dengan Cherry MX Blue.

Setelah memahami karakter setiap switch, maka selanjutnya kamu tinggal perlu memperhatikan tiga hal berikut ini:

Peruntukan dan Karakter Pribadi

Apa tujuan kamu memilih keyboard mekanik? Apakah kamu seorang gamer, programmer, atau pengetik? Dalam pembahasan mengenai karakter switch, sudah saya jelaskan sedikit banyak tentang switch mana yang disukai oleh tipe pengguna tertentu. Misalnya gamer, terutama FPS gamer, akan cocok menggunakan keyboard mekanik dengan Cherry MX Black.

Terkadang kita tidak bisa begitu saja mengklasifikasikan penggunaan berdasarkan pekerjaan atau aktivitas. Ada yang kadang-kadang menggunakan keyboard untuk bermain game, kadang-kadang untuk koding, lalu kadang-kadang untuk mengetik. Jika kamu tipikal orang yang seperti ini, kenalilah karakter pribadimu. Bagaimana gayamu menekan tombol? Apakah kamu lebih suka tombol yang memberikan umpan balik ‘hentakan’ pada tangan? Apakah kamu suka kesunyian, atau malah keributan? Dengan memperhatikan hal ini, maka kamu akan dapat menentukan switch yang cocok untukmu.

Terkait ‘keributan’ yang ditimbulkan keyboard mekanik, YouTube adalah sahabat kamu untuk mencari wawasan mengenai hal ini. Berikut salah satu contoh perbandingan penggunaan keyboard mekanik dengan switch Cherry MX Red, Black, Blue, dan Brown.

Modal

Modal adalah salah satu hal yang berpengaruh dalam memilih. Setahu saya, hampir tidak ada keyboard mekanik yang harganya di bawah lima ratus ribu rupiah. Tolong juga abaikan promo keyboard di toko baik offline maupun online yang mencantumkan kalimat “memberikan rasa seperti keyboard mekanik” atau “semi mechanical” – Itu palsu dan selamanya kamu tidak akan tahu rasa menggunakan keyboard mekanik jika kamu terpengaruh promo manis tersebut. Ya! Saya melirik ke kamu, E-Blue, Rexus, Dragonwar, Digital Alliance, Warwolf, dan produsen ‘cumi’ lain!

Baca juga:  Cara Mematikan Text Suggestion di Windows 10 Mobile

Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan, perhatikan juga range modal yang dapat kamu keluarkan. Jika kamu pengguna pemula, tidak apa membeli keyboard yang harganya murah meriah asal benar-benar mekanik. Akhir-akhir ini saya lihat Armageddon menjadi merek yang naik daun karena dengan range harga di bawah sejuta, mereka berani menawarkan keyboard mekanik dengan backlit led. Namun jika kamu ingin merasakan switch Cherry MX, pelopor segala switch keyboard mekanik, dengan dana terbatas, maka kamu dapat memilih Ducky keyboard.

Preferensi Produsen Tertentu

Tidak dapat dipungkiri bahwa kadang kita memiliki preferensi pribadi terkait perusahaan pembuat periferal yang satu ini. Cinta itu buta, dan rasa sayang kadang tidak rasional. Saya bisa maklum kalau di antara kamu yang memilih tutup mata ketika membeli komponen komputer, asal itu produk Corsair. Saya sendiri lama tergila-gila dengan produk-produk A4Tech yang berkualitas tinggi namun harganya murah.

Ngomong-ngomong, Bloody - anak perusahaan A4Tech juga memproduksi periferal gaming dengan harga terjangkau loh...
Ngomong-ngomong, Bloody – anak perusahaan A4Tech juga memproduksi periferal gaming dengan harga terjangkau loh…

Oleh karena itu saya tidak menyalahkan bila kamu juga memperhatikan ‘fanatisme’ kamu pada produk tertentu untuk dijadikan panduan dalam memilih keyboard mekanik. Ini tentu saja menambah kenyamanan kamu dalam menggunakan periferal yang kamu pilih tersebut!

 

Sudah buat Klasifikasi, tapi Belum Yakin?

Setelah membaca lengkap artikel saya ini, mungkin kamu sudah ada bayangan ingin memilih keyboard apa, bahkan dengan sedikit googling, dapat membayangkan merek dan tipe keyboard mekanik yang ingin dipilih. Namun kamu masih merasa ragu. Saya maklum karena pengorbanan finansial untuk membeli sebuah keyboard mekanik cukup besar. Akan menyakitkan perasaan jika kita tidak mendapat ‘manfaat’ atau ‘kenikmatan’ sebesar dana yang kita keluarkan.

Saran saya, datanglah ke toko fisik yang menjual keyboard mekanik. Rata-rata penjual keyboard mekanik dengan senang hati memberi izin kamu untuk mencoba keyboard yang ingin kamu beli. Jika memang cocok, maka kamu tinggal menyerahkan mahar yang sudah kamu siapkan untuk meminangnya.

Bergabunglah juga dengan grup Facebook, Line, atau Telegram yang membahas keyboard mekanik. Mungkin kamu akan menemukan seseorang yang sedang butuh uang dan menjual keyboard mekaniknya dengan harga miring kepadamu di sana (Ingat, utamakan penjual di kota yang sama). Ini tentu akan menguntungkan jika danamu pas-pasan.

Punya pendapat lain tentang keyboard mekanik? Sumbangkan saranmu di kolom komentar! Artikel saya yang berikutnya akan membahas istilah-istilah yang sering digunakan dalam keyboard mekanik untuk menambah wawasan kita bersama!

NB: Pengumuman Pemenang Giveaway Phablet Cube WP10 4G

Untuk Review & Giveaway Kepoin Tekno, Subscribe!
Penulis Winpoin yang paling sering minta dimaklumi kalau lagi lama nggak nulis | Dengan senang hati menjawab pertanyaan seputar Windows Phone lewat akun Twitter @kikisidharta