#WinExplain: Perlukah Melakukan Eject Flashdisk Sebelum Mencabutnya??

#WinExplain: Perlukah Melakukan Eject Flashdisk Sebelum Mencabutnya??

27

Perlukah Melakukan Eject Flashdisk Sebelum Mencabutnya??

Para pengguna komputer tanpa sadar mematuhi peraturan untuk melakukan eject ketika flashdisk akan dicabut. Mereka mempercayai bahwa tidak melakukan eject flashdisk akan memperpendek umurnya. Apakah ini hanya mitos belaka atau ini memang benar?

Buat kamu yang sudah mencari jawaban atas kebenaran ini, kali ini WinPoin akan membahasnya. Menggali informasi kenapa ketika flashdisk dicabut harus di-eject terlebih dahulu? Apakah benar mencabut flashdisk tanpa di-eject akan memperpendek umurnya? Mari kita cari tahu bersama-sama.

 

Metode Drive Untuk Terhubung Dengan Komputer

Ada tiga metode agar drive bisa terhubung dengan komputer kamu, ini adalah hal pertama yang harus kamu ketahui agar mengerti kenapa perlu melakukan eject Flashdisk sebelum mencabutnya dari komputer.

Perlukah Melakukan Eject Flashdisk Sebelum Mencabutnya??

  • USB Mass Storage
    Ini adalah metode yang biasanya digunakan flashdisk untuk terhubung ke komputer, memungkinkan sistem untuk melihatnya sebagai drive. Pada Windows kamu akan melihatnya sebagai drive baru di File Explorer, sedangkan pada Mac dan Linux akan tampil di Desktop. Dari sini flashdisk berfungsi seperti drive sebenarnya sehingga kamu bisa menyimpan data atau bahkan menjalankan software seperti software portable.
  • Picture Transfer Protocol (PTP)
    Dari namanya, metode ini digunakan oleh kamera digital untuk mengirim gambar ke komputer. Didukung oleh Windows, Mac dan Linux, dapat menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk membantu pengiriman gambar ke komputer. Metode seperti ini juga tidak memerlukan eject pada devicenya.
  • Media Transfer Protocol (MTP)
    Metode ini tersedia secara built-in di Windows, sedangkan pada Mac dan Linux kamu membutuhkan software tambahan. Ini adalah perkembangan dari PTP. Kamu akan sering menemukan metode ini pada perangkat Android yang dihubungkan ke komputer. Dengan MTP kamu bisa mengirim file berupa media secara otomatis, tapi sistem akan melihat itu sebagai drive portable yang tidak perlu di-eject.
Baca juga:  4 Produk Xiaomi yang Menarik Dimiliki Penggemar Windows PC / Mobile

Perlukah Melakukan Eject Flashdisk Sebelum Mencabutnya??

Smartphone, Tablet dan device media lainnya terhubung ke komputer menggunakan metode MTP atau PTP. Maka dari itu smartphone terbaru bisa kamu hubungkan ke komputer dan mencabutnya langsung dari kabel USB tanpa perlu di-eject dan itu tidak akan merusak storage.

 

Quick Removal vs. Better Performance

Mac dan Linux menggunakan write cache pada semua drive, dan memungkinkan kamu untuk melakukan eject pada semua drive dari file manager. Windows yang sangat aneh. Ia menonaktifkan fitur write cache dari semua drive removable, ini mungkin karena mereka takut kalau orang melepas drive tanpa melakukan eject (meskipun kamu bisa melakukan eject dengan mengklik kiri dan pilih Eject). Dengan demikian, mematikan fitur ini saat melepas drive akan mengurangi kesempatan corruptnya data. Ini juga mengaktifkan cache pada drive non-removable, meskipun kadang-kadang drive external bukan termasuk removable, inilah mengapa mereka tidak memiliki menu eject. Yang akhirnya menciptakan peraturan, kalau kamu harus melakukan eject ketika melepaskan drive, karena Windows tidak bisa melihat drive sebagai removable, dan mengaktifkan write cache untuk itu, yang akhirnya meningkatkan kesempatan data corrupt.

Baca juga:  Cara Mengembalikan File yang Hilang / Terhapus di Flashdisk

Tapi kamu bisa mengatur write cache untuk setiap drive dari Device Manager. Klik dua kali pada Disk Drive dan klik kanan pada drive yang ingin kamu atur dan pilih Properties. Kemudian buka tab Policies, kemudian pilih Quick Removal untuk mematikan cache atau Better Performance untuk mengaktifkan cache.

Perlukah Melakukan Eject Flashdisk Sebelum Mencabutnya??

Pada menu Quic Removal, kamu akan melihat bahwa Windows mengatakan kalau kamu bisa memutuskan koneksi device USB secara aman tanpa menggunakan icon notifikasi Safely Remove Hardware. Apakah ini berarti device USB kamu bisa bebas keluar masuk tanpa Safely Remove? Jangan terlalu yakin.

Perlukah Melakukan Eject Flashdisk Sebelum Mencabutnya??

 

Kenapa Perlu Melakukan Eject pada Flashdisk dari Komputer Kamu?

Karena Flashdisk dianggap seperti drive asli yang memungkinkan kamu menyimpan data dan membuka software. Ini berarti Flashdisk bisa melakukan proses read/write data ke komputer kamu. Jika sistem sedang melakukan write di Flashdisk dan tiba-tiba kamu melepasnya, maka data yang ditulis bisa corrupt atau rusak. Bahkan jika flashdisk tidak melakukan read/write, kamu masih bisa merusak data di dalamnya.

Perlukah Melakukan Eject Flashdisk Sebelum Mencabutnya??

Sebagian besar, sistem operasi menggunakan metode yang disebut dengan write caching untuk memaksimalkan kinerja komputer. Ketika kamu menulis file ke drive lain seperti flashdisk, OS menunggu proses yang belum terselesaikan untuk melakukan tindakan selanjutnya, dan ketika selesai maka ia akan melakukan semua tindakan yang diperlukan. Kalau kamu melakukan eject, OS akan melakukan membersihkan cache, proses dimana semua tindakan yang belum terselesaikan telah dilakukan sehingga kamu bisa mencabut flashdisk dengan aman tanpa adanya data corrupt.

Baca juga:  Apa itu folder $WINDOWS.~BT dan Windows.old pada Windows 10? Lalu Amankah untuk di Hapus?

 

Bagaimana Ketika Mencabut Hardisk External??

Perlukah Melakukan Eject Flashdisk Sebelum Mencabutnya??

Kita telah berbicara tentang Flashdisk sejauh ini, bagaimana dengan hardisk external yang memiliki metode sama dengan flashdisk? Jawabannya adalah kamu harus melakukan eject sebelum mencabutnya dari komputer.

Kebanyakan hardisk external terhubung dengan koneksi USB. Mencabutnya dari komputer otomatis mematikan power yang menyebabkan crash. Ketika disk berputar untuk melakukan read/write data dan tiba-tiba berhenti, maka akan ada gesekan yang merusak disk yang menyebabkan hardisk rusak.

 

Mac dan Linux selalu melakukan eject pada hardisk mereka, sedangkan Windows tidak melakukan itu kecuali untuk pengaturan yang sudah kamu ubah. Tapi yang pasti, kamu harus melakukan eject pada drive yang terhubung dengan USB untuk memastikan tidak adanya data yang corrupt atau untuk kasus yang lebih buruk drive kamu bisa rusak.

Jadi apakah kamu selalu melakukan eject sebelum mencabut flashdisk? Pernahkah kamu kehilangan data ketika mencabut flashdisk tanpa melakukan eject? Tinggalkan komentar di bawah ini jika pernah mengalami pengalaman pahit tidak melakukan eject.

Suka ngobrolin berbagai hal tentang teknologi. Dia hampir tidak pernah bisa tenang sebelum mengetahui kabar teknologi paling gress saat ini.
  • Bagas Wibowo

    Pernah gk di eject flashdisknya langsung corupt semua :v

  • udah kebiasaan klik eject, kadang aja nggak di-eject, tapi untungnya nggak ada yang corrupt…

  • Matsudara Adachi

    eject itu penting :D

  • Aisy Muhammad Rozsidhy

    Harddisk External saya 3 tahun penggunaan dan selama 3 tahun itu tidak pernah saya eject.. sampai sekarang masih berfungsi dengan normal..

    • Lingga Mentari

      Mudahan

  • Klo dlu emg harus di eject dlu sebelum di cabut
    tp klo sekarang PC dh modern, power management usbnya dh bagus.
    jd bisa dicabut tanpa menggunakan opsi eject. itupun dengan catatan flashdisk tidak dalam proses write

    • Rasshid

      Yaudah, berarti abis save terus disclose, langsung dicabut boleh? :D

  • Razib Rizal

    Tambahin post nya min judulnya ”Perlukah Klik Kanan Refresh” :v

    • Lingga Mentari

      Iya juga tuh…wkwkwk, gak perlu sih menurut saya, tapi kalau ada yang berasa lemot di refresh kayaknya ada efeknya juga gan.

    • Nurcahya

      Refresh mah gk perlu :v sejauh saya pake komputer refres cuman ada di Windows. Refresh cuman bikin file/ folder yg belum keliatan biar keliatan. Kalo di Mac sama Linux gk ada Refresh, dia langsung auto Refresh sistemnya :v

      • Kasyah Rahmatullah Takhier

        Hahaa.. Eh refresh itu penyegaran untk sistem .. Dn prlu d.lakukn klw dh lumyan lma d.gunkn..

        • Nurcahya

          Tapi menurut saya sih cuman kayak nampilin file / folder baru yg belum keliatan. Semisal lagi buka folder download trus kita lagi download file. Maka pas udah selese gk akan keliatan folder/file yg baru kita download kecuali di refresh :v

          • Kasyah Rahmatullah Takhier

            Hahahahaaaa,,, horeee udah pintaaarrr.. Wkwkwkk.. Ah mlas gw jlasin.. Na.x ajh ma Bill atw Satya apa’n fungsi refresh yg sbnar.x..

          • Nurcahya

            Wkwkw. Sesama user Windows sama Windows phone gk boleh ribut. Ane juga masih belajar :v nga usah di bawa emosi juga. Serasa ane kayak user yg lagi ngejelek jelekin wp di komentar aja dah

          • Kasyah Rahmatullah Takhier

            Iya,, jgn ribut

    • Ide bagus, pernah dibahas mendalam nih di Forum WinPoin
      Tp menarik jg buat dibahas di portal :v

  • Lingga Mentari

    O_O gaswat, teman saya kalau pakai hardisk selalu gak pakai eject, gak tau yang benar yang mana tapi untuk jaga” mending di eject dulu (antisipasi), gak ada salahnya jaga”kan dari pada rusak, bisa berabe ㅠ.ㅠ

  • Zulmi Kurniawan

    fd adik ane pernah gak di ejek eh dia malah rusak. padahal baru sebulan beli.

  • Budiです

    OK! sekarang CivilWar antara #DriveDiEject dan #DriveTidakDiEject nih? ok ok!

  • Dixa

    Kalo di WP, baik mode MTP atw PTP, jangan keseringan gak di eject.. Bisa timbul pesan “Scan and fix….” pada kartu memori.. Saya sudah 2 kali ngalamin..

  • Rasshid

    Ane pake MTP sama PTP tetep gak bisa dieject om, gak ada pilihannya.
    .
    .
    .
    .
    .
    .
    Oh ya, ane pake hape Android :v

  • Ida Bagus Anom Sanjaya

    untung ane keseringan… eject..

  • Rasshid
  • kren nih artikel, gw pernah ga diejek lgsung cabut2 aja di windows, efeknya data ngalamin corupt semua. kalo refresh, walau gak signifikan tpi lumayan biar respon kompi/lepi jd lebih responsif