Di Windows 10, Microsoft tetap masih membawa Windows Defender sebagai antivirus bawaan. Meskipun begitu, Windows Defender di Windows 10 memiliki lebih banyak fitur yang ditawarkan seperti Real-time protection, Account Protection, Firewall & network protection, App & browser control, Device Security, dan Device performance & health. Inilah HP Gaming Terbaik 2019 / 2020

Namun jika kamu sudah beralih ke software antivirus pihak ke-3. Maka mem-nonaktifkan Windows Defender merupakan pilihan yang tepat agar tidak terjadi konflik dengan antivirus pihak ke-3. Dimana kamu dapat mematikannya melalui sedikit konfigurasi di Registry Editor.

Baca juga:

Mematikan Windows Defender di Windows 10 dengan Registry Editor

  1. Buka Registry Editor.
  2. Navigasi ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows Defender.
  3. Pada panel kanan, klik kanan dan pilih New – DWORD (32-bit). Lalu beri nama DisableAntiSpyware.
  4. Klik 2x pada key baru tersebut, lalu ganti value menjadi 1. Klik OK untuk menyimpan pengaturan.
  5. Restart Windows 10.

Setelah proses selesai, maka Windows Defender tidak akan aktif.

Untuk mengembalikannya seperti semula, kamu dapat melalui langkah-langkah yang sama seperti diatas dan ganti value menjadi 0 atau hapus saja key DisableAntiSpyware.

  Keyboard Seharga Laptop, Dimana Magic-nya..?? 🔥🔥  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.