Awalnya, Microsoft membuat fitur Screen Saver pada masa dimana sebagian besar komputer menggunakan layar CRT. Dimana fungsi Screen Saver ini adalah untuk meminimalisir burn-in display pada layar monitor CRT ketika digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Tetapi saat ini, sebagian besar monitor sudah meninggalan monitor jenis CRT.
Jika kamu tidak membutuhkannya, kamu bisa mematikan fitur Screen Saver di Windows 10 secara paksa, dalam artian tidak dapat mengakses kembali fitur Screen Saver.
Mematikan Screen Saver di Windows 10
- Buka Registry Editor
- Navigasi ke path HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows\Control Panel\Desktop. Jika kamu tidak menemukan folder Control Panel\Desktop, maka kamu perlu membuatnya terlebih dahulu.
- Pada panel kanan, klik kanan dan pilih New – String Value. Kemudian beri nama ScreenSaveActive.

- Klik 2x pada key baru tersebut dan pastikan nilainya adalah 0. Jika sudah klik OK.

- Sign out dan Sign in kembali untuk mendapatkan perubahannya.
Setelah proses selasai, maka fitur Screen Saver tidak akan aktif di Windows 10. Kamu dapat mengaktifkannya kembali dengan cara menghapus key ScreenSaveActive, atau mengganti valuenya menjadi 1.
That’s it!
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
