Secara default, sistem membatasi pembuatan restore point yang hanya dapat dilakukan dalam 24 jam sekali. Jadi setelah kamu membuat restore point, maka kamu perlu menunggu 24 jam agar bisa membuat kembali restore point.

Jika dirasa 24 jam terlalu lama, maka kamu bisa melakukan sedikit tweak melalui Registry Editor untuk mengatur waktu interval sesuai keinginan. Misalnya saja ingin mengatur jarak waktu sebanyak 6 jam, 12 jam, atau lebih dari 24 jam.

Baca juga:

Mengganti Interval Waktu Pembuatan Restore Point

  1. Buka Registry Editor.
  2. Navigasi ke Computer\HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\SystemRestore.
  3. Pada panel kanan, klik kanan dan pilih New – DWORD (32-bit). Lalu beri nama RPGlobalinterval (jika key tersebut sudah ada, maka kamu bisa skip langkah ini).
  4. Klik 2x pada key tersebut lalu masukan value sesuai keinginan. Satuan yang digunakan adalah detik, jadi jika ingin mengatur interval sekitar 6 jam, maka kamu bisa memasukan value 21600. Klik OK untuk menyimpan pengaturan.
  5. Restart Windows 10.
  6. Done.

Setelah proses selesai, maka kamu dapat membuat restore point secara berkala sesuai dengan interval yang diberikan. Kamu dapat melakukan langkah-langkah yang sama jika ingin mengganti kembali interval waktu.

  Keyboard Seharga Laptop, Dimana Magic-nya..?? 🔥🔥  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.