Ada Update Kumulatif untuk Windows 10 Fall Creators Update (RTM)

Masih banyak kesalahpahaman yang beredar di kalangan pengguna Windows, yaitu bahwa Windows 10 Enterprise — karena merupakan versi Windows yang paling mahal dengan fitur terlengkap — adalah yang terbaik diantara semua versi Windows 10. Tidak jarang akhirnya pengguna rumahan seperti siswa atau mahasiswa memilih menggunakan Windows 10 Enterprise karena dianggap sebagai kasta tertinggi dari semua versi Windows. Padahal sesungguhnya hal itu tidak sepenuhnya benar.

Perbedaan Windows 10 Enterprise dan Pro

Sebenarnya Windows 10 Enterprise dibuat dengan target utama untuk kalangan bisnis menengah hingga besar. Jadi berbagai fitur ekstra di Windows 10 Enterprise disesuaikan untuk keperluan bisnis dan enterprise, bukan untuk keperluan rumahan. Memang, semua fitur di Windows 10 Pro ada di Windows 10 Enterprise, tetapi jika kamu adalah pengguna rumahan, maka fitur ekstra tersebut tidak akan banyak berguna untuk aktivitas sehari-hari.

Misalnya saja fitur DirectAccess yang memungkinkan remote users mengakses internal network melalui sistem seperti VPN yang secara instan memungkinkan akses dua arah begitu terhubung dengan internet. Atau fitur AppLocker yang memungkinkan administrator membatasi akses untuk aplikasi tertentu di perangkat lain. Atau fitur BranchCache yang akan menyimpan cache konten dari web dan server sehingga bisa diakses dengan lebih cepat di WAN berkecepatan rendah. Fitur-fitur semacam ini sangat diperlukan oleh kalangan enterprise, tp jelas tidak begitu berguna bagi pengguna rumahan yang memakai PC / laptopnya untuk keperluan sehari-hari.

In fact, untuk pengguna rumahan, tambahan fitur-fitur enterprise yang tak digunakan tersebut hanya akan menjadi bloat — alias hanya akan memenuhi dan membebani resource PC saja.

Pertimbangan lainnya adalah perlakuan Microsoft terhadap Windows 10 Enterprise berbeda dengan versi Windows 10 untuk konsumer, seperti Windows 10 Pro misalnya. Seperti yang kamu tahu bahwa Windows 10 kini diupdate dengan lebih sering, hingga 2 update mayor dalam setahun. Jika kamu adalah kalangan konsumer, maka menggunakan Windows 10 Enterprise bakal membuat kamu telat mendapatkan update mayor dan berbagai fitur baru tersebut. Hal ini karena update baru akan dirilis ke Enterprise setelah benar-benar matang dan siap untuk digunakan di kelas bisnis, yang tentu saja perilisannya lebih lama daripada update mayor untuk konsumer. Hal ini berbeda dengan Windows 10 Pro misalnya, yang akan mendapatkan update mayor dan fitur baru sesuai dengan jadwal perilisan update untuk konsumer.

Detail lengkap perbedaan Windows 10 Enterprise dan Windows 10 Pro bisa kamu lihat di tabel berikut ini:

Fitur

Windows 10 Pro

Enterprise E3

Enterprise E5

Windows Ink

Ya

Ya

Ya

Start Menu dan Live Tiles

Ya

Ya

Ya

Tablet Mode

Ya

Ya

Ya

Voice, pen, touch, dan gesture

Ya

Ya

Ya

Cortana

Ya

Ya

Ya

Microsoft Edge

Ya

Ya

Ya

Paint 3D

Ya

Ya

Ya

Mobile Device Management (MDM)

Ya

Ya

Ya

Azure Active Directory Join

Ya

Ya

Ya

Domain Join

Ya

Ya

Ya

Mobile Application Management (MAM)

Ya

Ya

Ya

Shared PC mode

Ya

Ya

Ya

Windows Store for Business

Ya

Ya

Ya

Managed User Experience

Ya

Ya

Ya

Windows Hello Management

Ya

Ya

Ya

Kiosk Mode

Ya

Ya

Ya

Manage Windows Store Access

Ya

Ya

Manage Consumer Experience

Ya

Ya

Cortana Management

Ya

Ya

Microsoft Dynamic Management

Ya

Ya

App Locker

Ya

Ya

Microsoft Application Virtualization (App-V)

Ya

Ya

Micrsoft User Environment Virtualization (UE-V)

Ya

Ya

Conditional Access

Ya

Ya

Ya

Windows Hello

Ya

Ya

Ya

BitLocker dan BitLocker to Go

Ya

Ya

Ya

Windows Information Protection

Ya

Ya

Ya

Direct Access

Ya

Ya

Device Guard

Ya

Ya

Credential Guard

Ya

Ya

Windows Defender Advanced Threat Protection

Ya

Windows Analytics

Ya

Ya

Ya

Windows Update for Business

Ya

Ya

Ya

Remote Desktop

Ya

Ya

Ya

Windows to Go

Ya

Ya

BranchCache

Ya

Ya

Microsoft Desktop Optimization Pack

Ya

Ya

 

Mana yang Sebaiknya Dipilih, Windows 10 Enterprise atau Pro?

Untuk mendapatkan manfaat serta kinerja PC yang optimal dan efisien, cara terbaik adalah sesuaikan versi Windows 10 yang ingin kamu gunakan dengan kebutuhan yang kamu perlukan. Jika kamu adalah kalangan bisnis / enterprise menengah keatas, dan memerlukan sistem operasi dengan berbagai fitur dan security ekstra untuk Enterprise, maka gunakan Windows 10 Enterprise.

Tetapi jika kamu adalah pengguna rumahan seperti siswa, mahasiswa, atau bahkan pekerja kantoran yang memakai PC untuk keperluan pribadi, maka gunakan saja Windows 10 Pro atau versi Windows untuk konsumer lainnya. Selain lebih efisien, kamu juga akan mendapatkan update fitur dan update mayor bersamaan dengan jadwal perilisannya. Tidak perlu menunggu lama untuk bisa menikmati feature update Windows 10 terbaru yang kini dirilis 2x dalam setahun.

Singkat kata, Windows 10 Enterprise memang memiliki fitur yang paling lengkap diantara versi Windows 10 untuk konsumer lainnya, tetapi paling lengkap bukan berarti yang terbaik — terlebih jika dipakai untuk penggunaan yang bukan tempatnya. Jadi kini pastikan kamu menyesuaikan pemilihan OS dengan keperluan penggunaan kamu sehari-hari.

  15 Fitur Baru Keren Android P  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.