Microsoft kemarin mengumumkan hasil pendapatan FY19 Q1. Total pendapatan yang diperoleh adalah $29,1 miliar dan pendapatan operasional adalah $10 miliar. Pendapatan dari Intelligent Cloud adalah $8,6 miliar dan meningkat 24% (hingga 24% dalam pengaruh mata uang yang konstan) dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Begini perincian lengkapnya.

Microsoft melaporkan bahwa pendapatan produk server dan layanan cloud meningkat hingga 28% (hingga 28% dalam pengaruh mata uang konstan), didorong oleh pertumbuhan pendapatan Azure sebesar 76% (oke, kita rasanya mulai terbiasa menyaksikan Azure dan Cloud tumbuh dalam angka yang sangat fantastis per kuartal dan per tahun). Layanan Enterprise juga meningkat sebesar 6%.

Enterprise Mobility adalah area dengan pertumbuhan yang cukup kuat juga bagi Microsoft. Dari sektor ini, Microsoft mendapatkan profit sebesar USD 88 juta (naik dari 82 juta) dengan pertumbuhan hingga 55%. Pendapatan produk server, termasuk Windows dan SQL tumbuh sebesar 10%. Penjualan juga sedikit meningkat meskipun terjadi peningkatan produk pada kuartal kedua yang lalu.

Menarik juga membahas perkembangan divisi Surface. Laporan marketing terbaru menunjukkan bahwa Microsoft berhasil masuk ke lima besar jajaran produsen PC/Laptop dengan penjualan terbesar berkat lini Surface ini. Pendapatan terbaru Surface menunjukkan angka USD 1,180 miliar dan pertumbuhan sebesar 14%. Ini juga kelima kalinya dalam lima tahun berturut-turut Microsoft berhasil mendapatkan profit lebih dari USD 1 miliar hanya dari penjualan hardware Surface. Perlahan tapi pasti, produk Surface mulai menjadi salah satu mesin uang Microsoft juga. Ini pastinya merupakan kabar baik bagi para penggemar Surface karena ini berarti kepastian kelanjutan proyek ini dan juga pasti akan disertai oleh peningkatan dana untuk proyek Surface selanjutnya.

Perlu diakui bahwa Microsoft di bawah kepemimpinan Satya Nadella menunjukkan peningkatan yang menakjubkan dari segi profit. Inilah yang menjadikan para pemegang saham Microsoft memaklumi banyak keputusan tidak populer yang diambil Nadella, termasuk menghentikan proyek Windows 10 Mobile tahun lalu.

 

 

Sumber: MSPoweruser

  Apa Kabar Windows Phone..??  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.