Inilah Pengertian Cloud Computing

Inilah Pengertian Cloud Computing

2

Inilah Pengertian Cloud Computing

Teknologi berbasis cloud kini sedang marak diaplikasikan. Sebut saja Adobe yang mematikan Adobe Creative Suite dan menggantinya dengan Adobe Creative Cloud, atau Microsoft yang merilis Office 365 berbasis cloud, bahkan yang sudah tidak asing lagi adalah cloud storage semacam Dropbox, Google Drive, Skydrive, dsb. Tetapi apa sih sebenarnya cloud computing itu? Apa definisi dan pengertian cloud computing?

Pengertian Cloud Computing

Cloud computing atau yang seringkali hanya disebut sebagai cloud adalah era baru penggunaan resource komputer, baik itu hardware maupun software, yang ada di tempat lain (remote location) dan bisa diakses melalui internet network.

Ketika kita mengakses, menggunakan, dan memanfaatkan resource komputer di tempat lain melalui internet, sebenarnya kita tengah memanfaatkan cloud computing. Resource komputer yang ada di remote location tersebut bisa dishare dan digunakan oleh banyak orang melalui internet.

Model Layanan Cloud Computing

Cloud computing memiliki 4 macam model layanan, yaitu Infrastructure as a Service (IaaS), Platform as a Service (PaaS), Software as a Service (SaaS), dan Network as a Service (Naas).

Infrastructur as a Service (IaaS)

Ini adalah model layanan cloud computing yang paling dasar, yaitu menyewakan resource komputer secara langsung. Layanan ini sering ditemui di web hosting seperti cloud server maupun cloud VPS (virtual server). Penggunaan teknologi cloud memungkinkan pengguna bisa membuat banyak virtual server atau mengatur tinggi rendahnya resource sesuai dengan keinginan mereka.

Contoh perusahaan yang menyediakan layanan ini adalah Linode, DigitalOcean, GigeNet Cloud, dsb.

Platform as a Service (PaaS)

Di model layanan PaaS, cloud provider biasanya akan menyediakan computing platform yang meliputi sistem operasi, database, web server, dan programming language environment. Pengguna bisa mengembangkan aplikasi menggunakan platform yang telah disediakan. Pengguna juga bisa mengatur resource sesuai dengan kebutuhan mereka dengan mudah.

Contoh perusahaan yang menyediakan layanan PaaS adalah Cloud Foundry, Heroku, Google App Engine, Windows Azure Cloud Service, dsb.

Software as a Service (SaaS)

SaaS inilah yang kini sedang marak berkembang dan seringkali kita temui secara langsung. Disini cloud provider akan menyediakan software atau aplikasi di cloud yang bisa diakses oleh pengguna melalui internet.

Pengguna tidak bisa mengakses infrastruktur atau platform tempat aplikasi berjalan, mereka hanya bisa mengakses, menjalankan dan memanfaatkan aplikasinya.

Contoh layanan SaaS ini antara lain: Microsoft Office 365, Google Apps, Dropbox, Skydrive, dsb.

Network as a Service (NaaS)

Disini cloud provider akan menyediakan network/konektivitas. Pengguna bisa menggunakan network atau konektivitas tersebut secara cloud. Contoh layanan yang menggunakan NaaS ini adalah VPN dan bandwidth on demand.

Itulah beberapa hal dasar seputar cloud computing yang menjelaskan tentang pengertian dan model layanan cloud computing.

Artikel ini sekaligus menjawab pertanyaan @Lheonix kepada @WinPoin melalui Twitter.

NB: Dapatkan Phablet Windows 10 Mobile GRATIS (Giveaway) | Beli (1.7 Jutaan)

Untuk Review & Giveaway Kepoin Tekno, Subscribe!
Productivity addict. Geek by nature. Platform Agnostic.
  • Cloud computing memiliki 4 macam model layanan, yaitu Infrastructure as a Service (IaaS), Platform as a Service (PaaS), Software as a Service (SaaS), dan Network as a Service (Naas).
    ———–
    Baru tahu sekarang kalau ada pembagian semacam ini. Terima kasih!

    • Febian

      yup..sama2 :D