Cara Mengganti Bahasa di Google Chrome (1)

Ini bukan pertama kalinya, tetapi ini terjadi lagi. 7 Bulan lalu 37 ribu pengguna Chrome tertipu oleh ekstensi Adblock Plus palsu yang malah membombardir pengguna dengan iklan yang jumlahnya tak masuk akal. Dan kini modus yang sama kembali terjadi — hanya saja skalanya jauh lebih besar lagi. (Baca juga: 7 Tips Sebelum Download Software dari Internet)

Adguard menemukan ada 5 ekstensi Adblocker palsu — yang sebenarnya merupakan kloning dari Adblocker asli, tetapi sudah disisipi dengan kode malware. Cukup mengejutkan bahwa total pengguna Adblocker palsu tersebut mencapai lebih dari 20 juta orang!

Hal ini tidak mengherankan karena berbagai ekstensi Adblocker palsu tersebut muncul di posisi teratas saat dicari, serta memiliki rating yang sangat positif dari banyak sekali orang. Rating 5 bintang dari puluhan ribu orang menjadi magnet yang membuat adblocker palsu ini semakin populer.

Beruntung Google sudah menghapus kelima ekstensi palsu tersebut tidak lama setelah dilaporkan Adguard.

Tetapi bagi kamu yang di Chrome nya masih terinstall salah satu dari 5 ekstensi Adblocker palsu ini, pastikan segera buang dari Chrome.

  • AdRemover for Google Chrome™ (10M+ pengguna)
  • uBlock Plus (8M+ pengguna)
  • Adblock Pro (2M+ pengguna)
  • HD for YouTube™ (400K+ pengguna)
  • Webutation (30K+ pengguna)

Semua ekstensi tersebut sudah dihapus dari Chrome Web Store, dan semoga kedepannya Google lebih peka terhadap ekstensi palsu yang mungkin berisi kode berbahaya yang disisipkan untuk tujuan tertentu.

  Stop Kontak Pintar, Sepintar Apa?  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.