
MSI baru baru ini mengungkapkan rencana mereka untuk mulai menaikan harga beragai produk PC mereka 15 sampai 30% sebagai respon terhadap kelangkaan chip memory yang semakin parah akibat meningkatnya permintaan dari industri AI.
Menurut General Manager MSI, Huang Jinqing, industri hardware saat ini sedang menghadapi situasi pasar yang belum pernah terjadi sebelumnya, dimana banyak produsen chip memori kini memprioritaskan produksi untuk perusahaan teknologi besar dan startup AI yang membangun data center berskala besar.
Menurutnya, perusahaan-perusahaan tersebut bahkan disebut membeli chip langsung dari jalur produksi bertahun-tahun sebelumnya. Akibatnya, produsen perangkat keras untuk konsumen umum hanya mendapatkan sisa pasokan yang tersedia, yang kini juga semakin mahal.
Nah kelangkaan ini mempengaruhi berbagai komponen penting seperti DRAM, SSD, dan produk storage berbasis memory lainnya, dan tentu tidak hanya SMI, sejumlah produsen lain seperti HP juga dikabarkan mengalami kenaikan biaya produksi karena harga komponen yang semakin terus meningkat.
Strategi MSI Untuk Menghadapi Krisis
Sementara Huang Jinqing menyebut tahun 2026 berpotensi menjadi tahun paling menantang dalam sejarah MSI, sejak perusahaan tersebut berdiri pada 1986 di Zhonghe District, New Taipei City.
MSI menyiapkan berapa strategi utama, termasuk mereka akan fokus pada produk premium dan bahkan berencana mengurangi bisnis produk entry-level sekitar 30 persen untuk mengoptimalkan keuntungan dari segmen premium.
Selain itu, MSI juga kabarnya sedang bernegosiasi dengan produsen memori untuk membuat kontrak kerja sama jangka panjang selama 3 hingga 5 tahun, bahkan mereka juga berencana untuk menyesuaikan beberapa model motherboard baru dan akan dirancang agar dapat mendukung DDR4 maupun DDR5.
Sementara itu, dari sisi pengguna akhir seperti kita, jelas ini adalah kabar buruk karena kelangkaan memory semakin tidak tekendali, banyak brand mulai menaikan harga dan mungkin dalam beberapa waktu kedepan opsi upgrade perangkat sudah bukan menjadi solusi.
Tapi bagaimana menurutmu? jika kamu berencana membeli produk MSI, mungkin ini waktu yang tepat sebelum kenaikan harga mulai dilakukan, atau kamu bisa menunggu beberapa tahun kedepan hingga semuanya mulai stabil dan terkendali kembali.
Via : Tech Spot
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
