Dalam hal untuk mempercepat pemerosesan data di Windows 10, sistem memanfaatkan service yang bernama Superfetch. Service ini sudah ada pada versi Windows sebelumnya dengan nama yang berbeda yakni Prefetcher.

Secara default, service Superfetch otomatis berjalan ketika booting Windows. Jadi service ini bertanggungjawab untuk menyimpan informasi program sehingga dapat mempercepat proses pada sistem yang kemudian akan digunakan pada proses yang akan datang, jadi sangat membantu dalam hal memanfaatkan memory yang ada.

Tetapi service ini sering kali menjadi biangkerok ketika disk usage menjadi 100%. Jika demikian, tidak ada salahnya untuk mematikan service Superfetch.

Mematikan Superfetch di Windows 10 dengan Registry Editor

  1. Buka Registry Editor.
  2. Navigasi ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\SysMain.
  3. Pada panel kanan, klik 2x pada key Start.
  4. Ganti value menjadi 4. Klik OK untuk menyimpan pengaturan.
  5. Done.

Setelah proses selesai, maka service Superfetch akan berhenti. Kamu bisa menggunakan langkah yang sama seperti diatas dan mengganti value menjadi 2 pada langkah ke-4 untuk kembali mengaktifkan service Superfetch.

  DAPET VIP ACCESS!! NYOBAIN LIVE.ON BETA: Speed Test, Fitur, dan Kuota 🔥🔥  

BELI GADGET MURAH DISINI AJA

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.