Ditandai Chrome, Developer uBlock Origin Rekomendasikan uBlock Lite

Melalui Google Chrome versi 127 yang dirilis beberapa hari lalu, Google mulai menandai sejumlah extensions yang tersedia dengan pesan “This extension may soon no longer be supported.”

Dengan itu, pengguna disarankan untuk menggunakan extensions alternatif yang tersedia. Nah pada dasarnya pesan tersebut muncul karena rencana Google yang akan menghentikan extensions berbasiskan Manifest V2 dan akan menggantinya dengan Manifest V3 dan jika kamu ingat, Google sebenarnya telah mengumumkan akan menghapus ekstensi manifest v2 secara bertahap dimulai bulan Juni lalu.

Sementara itu, ada cukup banyak developer yang memperbarui extensions mereka karena ditandai sebagai tidak didukung seperti pada gambar diatas, salah satunya adalah BitWarden yang beberapa hari lalu telah meluncurkan pembaruan otomatis.

Namun, sayangnya extensions yang bertindak sebagai adblocker cukup lambat dalam memberikan pembaruan karena dengan Manifest V3, fungsi Adblocker benar benar di batasi. Dan mengenai hal tersebut, uBlock Origin, salah satu ekstensi adblocker terkemuka baru baru ini merekomendasikan uBlock Lite, sebuah versi alternatif dari uBlock Origin yang ditandai Google Chrome.

TONTON JUGA:

uBlock Lite ini dikabarkan mengutamakan keandalan dan efisiensi, namun harus mengorbankan beberapa fitur yang tidak mungkin dilakukan dengan Manifest V3. Untuk mengetahui perbedaan uBlock Origin dan uBlock Origin Lite, kamu dapat cek halaman F.A.Q berikut.

Secara umum, bukan hanya uBlock origin yang ditandai oleh Google, mayoritas Adblocker lain juga mendapatkan pesan yang sama seperti Adguard yang saya gunakan, Adblock Plus dan lainnya. Namun tentu seperti halnya uBlock Origin Lite, jika developer memperbarui ekstensi mereka dengan Manifest V3, ada beberapa fungsi yang dibatasi termasuk kemampuan memblokir iklan seperti sebelumnya.

Oh iya, jangan lupa bahwa Google sendiri telah berencana menyelesaikan proses migrasi dari V2 ke V3 ini pada awal tahun 2025, dimana pengguna perusahaan akan memiliki opsi untuk menghindari perubahan Manifest V2 dengan kebijakan khusus hingga Juni 2025.

Via : GitHub, Neowin


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation