Google Akan Percepat Update Chrome, Rilis Fitur Baru Setiap 2 Minggu

Sebuah kabar menarik untuk kamu pengguna aktif Google Chrome, karena selama beberapa tahun terakhir, Chrome biasanya menerima update besar setiap empat minggu, sementara update kecil seperti perbaikan bug dan patch keamanan hadir di antara rilis utama tersebut.

Namun kawan-kawan, dalam waktu dekat pola tersebut akan berubah karena Google mengumumkan bahwa mereka akan mempercepat siklus rilis Chrome menjadi setiap dua minggu sekali.

Nah perlu diketahui bahwa sebelumnya Google sudah pernah mempercepat jadwal update browsernya, dimana pada tahun 2021 lalu, mereka mengubah siklus rilis Chrome dari delapan minggu menjadi empat minggu hingga saat ini.

Baca Juga : Apple Resmi Perkenalkan MacBook Neo, Laptop Mac Paling Murah Mulai $599

TONTON JUGA:

Dan setelah lima tahun berjalan dengan sistem tersebut, Google kembali melakukan penyesuaian dengan menjadi 2 minggu sekali, alasannya karena platform web saat ini berkembang sangat cepat dan oleh karena itu jadwal update yang lebih singkat diperlukan agar developer dan pengguna bisa segera mengakses peningkatan performa, perbaikan bug, serta kemampuan baru di web platform.

Berlaku Mulai September 2026

Nah perubahan siklus rilis ini akan mulai berlaku dan diterapkan pada 8 September 2026, dimulai dari rilis Chrome versi 158 yang mencakup versi Chrome Stabil dan Chrome Beta baik di perangkat Desktop, Android dan iOS.

Sementara itu, versi Chrome Dev Channel dan Canary Channel tetap akan menggunakan siklus seperti sebelumnya.

Bagaimana dengan Chromium Browser yang lain?

Nah karena Opera, Brave, Edge dan lainnya yang juga menggunakan Chromium Engine, tentu banyak pengguna bertanya, apakah browser tersebut akan mengikuti perubahan yang sam.

Namun sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari beberapa pihak tersebut, baik dari Opera, Brave, Microsoft dan lainnya, namun besar kemungkinan browser browser ini juga akan mengikuti siklus rilis yang sama. Tapi mari kita lihat nanti.

Dengan berubahnya siklus rilis ini, pengguna bisa mendapatkan fitur baru lebih cepat dibandingkan sebelumnya, sementara dari sisi kestabilan, Google memastikan bahwa perubahan ini tidak akan mengorbankan stabilitas maupun keamanan browser karena update yang dirilis akan memiliki cakupan perubahan yang lebih kecil.

Nah menarik bukan? tapi mari kita tunggu apakah ini akan jadi diterapkan atau tidak. Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation