Perubahan signifikan kembali dihadirkan Microsoft di browser andalan mereka Microsoft Edge, di mana, mulai pembaruan Edge Canary terbaru, fitur Read Aloud yang selama ini digunakan untuk membacakan teks kini tidak lagi bekerja seperti sebelumnya.
Nah berdasarkan informasi dari Windows Central, alih-alih langsung membacakan teks, kini menekan tombol Read Aloud akan memunculkan Overlay Copilot Vision. Contohnya sendiri seperti pada gambar berikut.

Nah bagi yang belum tahu, fitur ini sendiri hadir sebagai bagian dari Immersive Reader yang mana mungkin jarang digunakan pengguna, secara umum fitur ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman membaca yang lebih fokus, mirip tampilan eBook dengan tujuan mengurangi kelelahan mata.
Dan dalam fitur Immersive Reader tersebut, Read Aloud jadi fitur yang paling penting karena mampu membantu membacakan teks secara langsung dengan suara yang dapat disesuaikan, nah fitur ini sendiri jadi pilihan banyak orang terutama pengguna yang memiliki keterbatasan penglihatan atau kesulitan membaca.
Namun tampaknya Microsoft ingin menggantikan fitur ini dengan integrasi Copilot seperti pada gambar yang bisa kamu lihat di atas, hanya saja karena Copilot Vision sendiri dirancang untuk memahami dan merangkum isi halaman web, bukan membacakan teks kata demi kata, hal ini malah membuat fungsinya berbeda jauh dari Read Aloud, terutama dalam konteks aksesibilitas.
Intinya sih, Copilot Vision lebih fokus pada ringkasan dan konteks, sehingga tidak selalu cocok bagi pengguna yang membutuhkan audio narasi lengkap.
Selain itu, di Edge Stabil saat ini, upaya untuk menggunakan Copilot Vision secara manual pada halaman Immersive Reader saat ini masih menemui kendala, di mana sistem menampilkan error yang menyebutkan halaman tidak didukung atau dibatasi oleh kebijakan keamanan.
Tapi tentunya, karena perubahan ini masih berada di channel Canary, besar kemungkinan Microsoft akan menyesuaikan kembali implementasi fitur ini sebelum dirilis ke publik. Namun jika perubahan ini benar-benar diterapkan secara luas, reaksi pengguna, terutama yang mengandalkan fitur aksesibilitas, akan menjadi faktor penentu keberlanjutannya.
Namun bagaimana menurutmu guys? komen di bawah.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
