Microsoft Akhirnya Perbaiki Bug Lama di Windows 10 yang Ganggu Parental Control Browser

Setelah dukungan mainstream Windows 10 berakhir tahun lalu, Microsoft tampaknya baru merilis perbaikan penting untuk sejumlah bug di Windows 10 melalui dukungan ESU mereka, dan kali ini ada satu perbaikan bug yang sudah cukup lama dinanti pengguna, yaitu bug yang memengaruhi fitur parental control saat menggunakan browser pihak ketiga.

Nah bagi yang belum tahu atau lupa terkait bug ini, jadi pada pertengahan tahun 2025 kemarin, Microsoft mengakui adanya masalah pada fitur Web Filtering di Windows 10, di mana, fitur ini memungkinkan orang tua atau wali membatasi jenis konten yang dapat diakses anak melalui Microsoft Edge.

Baca Juga : Google Chrome Diblokir Microsoft Family Safety!

Saat menggunakan Microsoft Edge, fitur ini bekerja dengan baik dan sempurna, namun beda kasus jika pengguna menggunakan browser pihak ketiga seperti Google Chrome, karena sistem akan meminta persetujuan orang tua sebelum browser tersebut dapat dijalankan.

Nah yang jadi masalah adalah ketika versi terbaru dari browser tertentu sempat terdeteksi sebagai unblocked untuk sementara waktu yang mengakibatkan anak bisa mendapatkan akses tanpa batas ke internet tanpa persetujuan orang tua.

TONTON JUGA:
Temporary access to unsupported browsers: This issue has been resolved through a service‑side fix. The rollout began early February 2026 and should reach all affected devices over the coming weeks. If your device presented this symptom, please let it connect to the internet to receive the resolution. No other action is required.

Perbaikan Dilakukan Dari Sisi Server

Setelah hampir satu tahun sejak pertama kali diakui, akhirnya perbaikan secara resmi dirilis, dan rilisnya bukan langsung di sisi sistem operasi, melainkan dari sisi server / service side.

Artinya, pengguna tidak perlu melakukan apapun, tidak perlu ada aplikasi dan update yang diistal manual dan cukup pastikan saja perangkat terhubung ke internet.

Microsoft juga menyatakan bahwa proses rollout telah dimulai sejak awal Februari 2026 dan akan menjangkau seluruh perangkat terdampak dalam beberapa minggu ke depan. Dan jika perangkat sebelumnya mengalami gejala akses sementara ke browser yang tidak didukung, cukup sambungkan ke internet dan sistem akan diperbaiki tanpa tindakan tambahan.

Nah ini jelas kabar baik apalagi jika kamu adalah orang tua yang memanfaatkan fitur parental control atau family safety, karena sekarang harusnya sistem sekarang kembali mengenali browser pihak ketiga dengan benar dan tidak ada lagi akses sementara yang tidak diblokir.



Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation