Sekitar bulan November tahun 2019, Microsoft umumkan perbaruan pada halaman ketentuan privasi untuk kontrak Commercial Cloud. Tujuan dari langkah tersebut adalah untuk membawa lebih banyak transparansi dalam hal bagaimana Microsoft berurusan dengan pemrosesan data pelanggan di cloud. Khususnya, European Data Protection supervisor (EDPS) sebelumnya telah menemukan bahwa Microsoft tidak dapat melindungi data sesuai dengan hukum Uni Eropa (UE).

Dan kini, Microsoft mengumumkan pembaruan pada Online Service Tems (OST) untuk semua pelanggan komersial, hal ini termasuk pada sektor publik dan swasta, baik perusahaan bisnis kecil dan besar diseluruh dunia.

Ketentuan Layanan Online baru ini (OST) mengklarifikasi bagaimana peran Microsoft sebagai pengontrol data yang diasumsikan ketika data yang relevan dengan layanan online seperti Azure dan Office 365 diproses di bawah”administrative and operational” purposes.

Selain itu, Microsoft bekerja sama dengan Dutch Ministry of Justice (MOJ) untuk mengembangkan perubahan kontrak yang dilakukan sebagai bagian dari proses ini. Selama beberapa bulan berikutnya, umpan balik bukan hanya dari MOJ Belanda, tetapi dari pelanggan di seluruh dunia akan dimasukkan dalam bentuk perubahan lebih lanjut ke OST yang diantisipasi oleh Microsoft.

Sumber : Microsoft

  21+ Fitur Tersembunyi iOS 14: Wajib Coba!  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.