Pakai Akun Lokal?, Pastikan Key Bitlocker Kamu Sudah di Backup!

Jika kamu saat ini menggunakan Windows 11 dengan tanpa terhubung ke akun Microsoft, dalam artian kamu hanya menggunakan akun lokal, pastikan kamu sudah melakukan backup pada Bitlocker recovery key yang sistem gunakan guys.

Nah kenapa ini penting?, jadi kawan kawan, pada perangkat yang menggunakan akun Microsoft, recovery key biasanya otomatis tersimpan ke akun online.

Namun pada akun lokal, penyimpanan recovery key menjadi tanggung jawab penuh pengguna. Jika tidak disimpan dengan benar, kamu berisiko kehilangan akses ke seluruh data di dalam drive yang terenkripsi.

Baca Juga : Pengguna Kehilangan Data Karena Enkripsi BitLocker – Kenapa?.

TONTON JUGA:

Contoh kasus nyata adalah salah satu rekan saya mengalami Windows yangtiba tiba gagal boot karena ada update firmware, dia kemudian stuck pada form BitLocker Recovery Key.

Sayangnya, recovery key tidak pernah disimpan hingga akhirnya langkah terakhir adalah dengan melakukan clean install dan merelakan seluruh data yang ada di Local Disk C.

Cara Mengecek dan Backup Recovery Key

Untuk memastikan apakah Bitlocker di sistem kamu telah aktif, kamu bisa buka File Explorer dan cek pada Local disk C, jika ada icon gembok, umumnya Bitlocker sudah aktif.

Atau kamu bisa masuk ke Settings > Privacy & Security > cek apakah Device Encryption sudah aktif.

Umumnya, pada perangkat baru, opsi ini sudah aktif secara default karena memang dirancang sebagai standar keamanan modern di Windows 11.

Jika sudah aktif, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, WinPoin sangat merekomendasikan kamu untuk segera melakukan backup Recovery key yang sistem terapkan. Caranya sendiri sangat mudah, kamu cukup buka Control Panel > System & Security > Bitlocker Drive Encryption.

Kemudian silahkan kamu klik Back up your recovery key dan simpan di flashdrive atau hard disk external, atau kamu bisa simpan juga di cloud untuk keamanan tambahan.

Nah simpan dengan baik recovery key tersebut untuk kamu gunakan jika seandainya nanti dibutuhkan. Langkah diatas tentu hanya butuh beberapa menit untuk dijalankan, tetapi bisa menyelamatkan seluruh data penting kamu di masa depan.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation