via TheVerge

Surface Go baru saja dirilis kemarin, dan memang tak terhindarkan lagi bahwa orang-orang akan membandingkan perangkat ini dengan iPad dari Apple. Tom Warren dan beberapa blogger teknologi lainnya mengingatkan bahwa sejatinya kedua perangkat ini bukanlah saling bersaing satu sama lainnya. Intinya: Jika kamu menginginkan sebuah tablet murni, maka Surface Go tidak akan memberikan pengalaman terbaik.

Surface memiliki pangsa pasarnya sendiri dalam komputasi tablet, khususnya perangkat hybrid. Itulah alasan Microsoft terus mengiklankan perangkat Surface lebih ke sebuah ‘laptop kecil’ alih-alih sebuah tablet. Poin penjualan uniknya adalah kemampuannya menjadi tablet sederhana, dan ini telah menjadi kekuatan Microsoft dalam penjualan PC. Surface dijual bersama Type Cover keyboard yang memberikan pengalaman terbaik saat berupaya memanfaatkan perangkat ini sebagai sebuah komputer kecil. Sementara itu, secara umum Apple tidak menawarkan keyboard karena memang perangkat ini benar-benar diperuntukkan sebagai tablet. Selain itu, Apple juga menolak memberikan support terhadap kursor bagi lini iPad-nya. Sehingga jika kamu adalah orang yang terbiasa melakukan komputasi dengan memanfaatkan mouse, maka sampai kapan pun kamu tidak akan merasa nyaman menggunakan iPad. Perangkat ini memang dirancang khusus untuk menggunakan sentuh sebagai pengoperasian utamanya. Ini berbeda dengan konsep Surface yang memudahkan kamu menggunakan mouse.

Bahkan Surface Go juga tidak secara langsung menantang Chromebook yang saat ini sedang laris di AS. Dari segi harga, tentu saja Surface Go juga lebih mahal dibandingkan Chromebook low end.

via MSPoweruser

Microsoft nampaknya menyasar area pasar PC antara low end dan premium. Surface Go menawarkan pengalaman lini Surface dengan harga yang lebih murah dan terjangkau. Jika kamu membandingkan dengan pangsa pasar laptop umum, maka lebih dapat dikatakan bahwa Surface Go ini bersaing dengan lini perangkat kelas menengah dari manufaktur lain yang biasa dijual dengan kisaran harga USD 400 – USD 700. Namun dengan harga ini, Surface Go, meskipun dengan spek yang kurang optimal, khususnya dalam hal processor, memberikan pengalaman perangkat premium yang umumnya dapat kamu jumpai pada Surface yang kisaran harganya di atas USD 800.

Tentu saja dengan dana yang mepet, pengguna bisa juga mendapatkan Surface Go dengan spesifikasi lebih sederhana. Namun 64GB eMMC dan RAM 4GB, serta prosesor kelas low end yang ditawarkan tetnu saja tidak akan memberikan pengalaman optimal. Tapi hal ini masih cukup menarik untuk pengguna dengan anggaran pas-pasan.

Jika misi Microsoft ini berhasil, maka lebih banyak kalangan akan tertarik untuk menggunakan Surface, dan tentu saja ini akan memperkuat brand Surface di masa mendatang. Ini memungkinkan Microsoft untuk dapat lebih mudah menjual lini premiumnya ke depannya nanti.

Apakah kamu setuju dengan pendapat para blogger teknologi tersebut? Tuangkan pendapat kamu di kolom komentar.

 

 

Sumber: TheVerge

  iPhone Refurbished, Rekondisi, CPO..??  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.