Stok Steam Deck OLED Menipis, Valve Sebut Ungkap Kendala Pasokan RAM dan Storage

Dampak langkanya RAM dan Storage tampaknya sudah mulai merembet ke Steam Deck guys, dimana Valve akhirnya angkat bicara terkait kelangkaan stok Steam Deck OLED di sejumlah wilayah.

Dalam update halaman store resminya, Valve menyatakan bahwa Steam Deck OLED dapat mengalami status kehabisan stok secara berkala di beberapa region akibat kekurangan RAM dan storage. Selain itu, model Steam Deck LCD 256GB disebut sudah tidak lagi diproduksi dan akan dihentikan sepenuhnya setelah stok habis.

Nah seperti yang telah kita tahu, isu kenaikan harga dan kelangkaan komponen memory sebenarnya sudah menjadi pembahasan industri sejak beberapa bulan lalu, dimana ini diakibatkan tingginya permintaan stok untuk pemrosesan AI dan membuat banyak pemasok memprioritaskan kontrak besar untuk data center dan client enterprise.

Dan berbeda dengan raksasa teknologi seperti Sony atau Microsoft, Valve bukan produsen hardware massal berskala puluhan juta unit per kuartal, dan dengan kondisi pasokan yang ketat, perusahaan dengan volume pembelian lebih kecil biasanya punya daya tawar lebih rendah terhadap pemasok.

TONTON JUGA:

Baca Juga : Harga RAM Melonjak Tajam, DDR5 Naik Hingga 440 Persen Sejak Juli 2025

Akibatnya, ketersediaan komponen untuk perangkat konsumen seperti handheld gaming tentu jadi lebih terbatas, termasuk ke perangkat Steam Deck yang juga mulai out of stock di berbagai wilayah.

Dampaknya ke Pasar Indonesia

Walaupun memang Indonesia bukan pasar resmi utama untuk Steam Deck dan bahkan penjualan via store resminya tidak tersedia, tapi dampaknya jelas akan terasa, karena sebagian besar unit yang dijual di Indonesia masuk melalui jalur import.

Jika stok global mulai menipis, harga jelas bisa melonjak tinggi karena keterbatasan unit dan waktu pengiriman bisa lebih lama. Yah jelas harganya akan digoreng oleh para distributor di marketplace yang kita kenal.

Namun bagaimana menurutmu? jika kamu saat ini berencana untuk membeli perangkat Steam Deck, semoga saja kamu dapat perangkatnya dengan harga yang pas guys, karena mungkin dalam beberapa waktu kedepan harganya akan ikut naik juga.

Via : Windows Central


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation