Microsoft Menghentikan Support untuk Internet Explorer Jadul

Jika kamu di tahun 2018 ini masih sulit meninggalkan Internet Explorer.. Ya, browser ‘klasik’ milik Microsoft tersebut, bukan Edge, maka berikut ini ada alasan lain mengapa kamu seharusnya sudah meninggalkan browser ini.

Peneliti mendapati bahwa sekelompok hacker secara aktif memanfaatkan exploit atau celah keamanan pada Internet Explorer untuk menginfeksi PC Windows dengan malware. Sebuah tim dari unit keamanan Qihoo 360’s Core menyatakan, “Ada sebuah kelompok ancaman persisten tingkat lanjut yang menggunakan kerentanan pada IE dalam skala global.” Kerentanan tersebut dapat dimanfaatkan dengan menggunakan dokumen Office yang terinfeksi. Ancaman ini diberi julukan “double-kill“.

Agar malware terpicu, pengguna harus menggunakan Internet Explorer dan memilih untuk membuka file Office yang terinfeksi. Dari sana, malware menggunakan kerentanan tersebut untuk mengambil alih Kontrol Akun Pengguna. Muncul pesan pop up yang seharusnya menghentikan script yang tidak terverifikasi berjalan. Jika sudah diambil alih, tentunya penyebar malware akan mendapat keuntungan dengan mencuri data-data pengguna.

Serangan tersebut memang dipicu oleh tindakan pengguna (yang seharusnya tidak perlu dilakukan) – membuka file Office yang belum terverifikasi dan menggunakan Internet Explorer, namun ini masih mungkin terjadi. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti menyatakan bahwa Microsoft akan segera menerbitkan patch darurat untuk mengatasi masalah tersebut. Ini akan disertakan pada update selanjutnya pada Windows 10.

Meskipun demikian, tentu saja ada cara yang lebih mudah untuk menghindari masalah ini, yaitu: Tidak menggunakan Internet Explorer!

 

Sumber: BGR

  Unboxing Nokia 1 Indonesia  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.