Apple Promosikan Microsoft Office untuk Menarik Pengguna Windows ke MacBook Neo $599

Apple baru saja menarik perhatian pada pasar laptop dengan menghadirkan Macbook Neo yang dijual dengan harga mulai dari $599, membuat laptop ini sebagai laptop Macbook paling murah dan terjangkau yang pernah dirilis.

Dan menariknya nih guys, dalam materi promosi MacBook Neo, Apple justru menampilkan aplikasi produktivitas dari Microsoft seperti Word, Excel, dan PowerPoint sebagai salah satu aplikasi utama yang bisa digunakan di macOS.

Seperti pada video diatas, terdapat bagian “Get the highlights” yang menampilkan berbagai fitur utama perangkat dalam bentuk carousel. Di bagian ini, Apple menyoroti beberapa aplikasi populer yang bisa digunakan di macOS

TONTON JUGA:

Dan yang cukup menarik, Apple secara jelas menampilkan Microsoft Word, Excel dan PowerPoint disana, begitu pula dengan Slack dan Canve, namun tentu kehadiran Microsoft Office jadi highlight utama.

Padahal Apple sebenarnya memiliki paket aplikasi produktivitas sendiri seperti Pages, Numbers, dan Keynote yang tersedia gratis di macOS dan juga menjadi bagian dari paket langganan Apple Creator Studio. Meski begitu, Apple tetap memilih menonjolkan Microsoft Office dalam materi promosinya.

Hal ini kemungkinan tentu dilakukan karena Office masih dianggap sebagai standar utama aplikasi produktivitas yang paling banyak digunakan, baik di pendidikan atau bahkan perkantoran, terutama oleh pengguna PC Windows.

Strategi Apple Menarik Pengguna Windows

Nah selain menampilkan aplikasi Microsoft Office, Apple juga menambahkan halaman khusus “Switch from PC to Mac” pada halaman produk MacBook Neo.

Halaman tersebut menjelaskan berbagai hal yang bertujuan meyakinkan pengguna Windows bahwa beralih ke Mac adalah proses yang mudah, Apple bahkan menyatakan bahwa aplikasi yang biasa digunakan di PC juga bisa berjalan dengan baik di Mac.

Dan dengan menjual harga produk ini senilai $599, Apple memang tampaknya menargetkan pengguna Windows yang sedang mencari laptop murah, ingin mengganti perangkat lama, atau mempertimbangkan sistem alternatif selain Windows 11.

Tapi apakah pengguna Windows akan tertarik mengingat laptop Windows di kisaran harga yang sama sering kali menawarkan spesifikasi yang lebih tinggi, sementara Macbook Neo hanya mentok di RAM 8 GB yang tidak bisa di upgrade sama sekali.

Komen dibawah dan berikan pendapatmu guys.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation