Piriform Diakuisisi: CCleaner Kini Jadi Milik Avast

Bagi beberapa pengguna Windows, terlebih untuk pengguna awam, software “cleaner” dan “optimizer” banyak menjadi idola — baik itu registry cleaner, system optimizer, dsb. Selain dipercaya bisa membersihkan Windows, juga bisa mempercepat kinerja Windows. (Baca: 10 Jenis Software Optimasi yang Tidak Dibutuhkan Windows)

Tetapi perlu kamu tahu bahwa tidak semua software “cleaner” dan “optimizer” merupakan software yang legit. Bahkan sebagian besar diantara software tersebut yang menjalankan bisnisnya dengan tipu-tipu, menakut-nakuti pengguna bahwa ada masalah di PC nya, dan baru bisa dioptimasi / diperbaiki jika pengguna upgrade ke versi Pro nya. (Baca juga: 17 Cara Mempercepat Performa Windows 10)

Nah, software “cleaner” dan “optimizer” semacam itulah yang bakal diberantas oleh Windows Defender mulai 1 Maret 2018 nanti.

NB: Pastikan  subscribe channel Kepoin Tekno  agar tidak ketinggalan info teknologi menarik lainnya.

Jadi nantinya Windows Defender bakal ditambahkan fitur untuk memberantas software “cleaner” dan “optimizer” yang dirasa tidak jujur dalam memberikan report dan mengintimidasi pengguna untuk upgrade ke versi berbayar. Software “cleaner” dan “optimizer” ini bakal langsung dihapus dari Windows begitu terdeteksi keberadaannya oleh Windows Defender.

Tapi kamu tidak perlu khawatir, untuk software “cleaner” dan “optimizer” yang legit dan reputable, seharusnya tidak akan dihapus oleh Windows Defender. Jadi jika saat ini kamu menggunakan CCleaner misalnya, kemungkinan besar tidak akan dihapus otomatis oleh Windows Defender karena tidak masuk kedalam software “cleaner” dan “optimizer” tipu-tipu.

Punya pendapat tentang proteksi baru di Windows Defender ini? Bagikan pendapat kamu di kolom komentar.

via microsoft