via BGR

Beberapa waktu yang lalu, Winpoin memberitakan bahwa Magic Leap akhirnya mengumumkan perangkatnya yang telah menciptakan hype selama beberapa tahun belakangan ini: Magic Leap One. Beberapa reviewer mengungkapkan pengalaman menggunakan Magic Leap, dan komentar mereka cukup positif meskipun ada beberapa hal yang menurut mereka tidak sesuai hype yang telah dibangun. Sayangnya, pendiri Oculus, Palmer Luckey, tidak sependapat dengan ulasan para reviewer tersebut. Luckey memberikan ulasan buruk dengan brutal terhadap Magic Leap dan menyebut perangkat seharga USD 2.295 tersebut sebagai ”Perangkat mentereng yang sebenarnya sama sekali tidak bermanfaat bagi siapa pun, dan kelihatannya keputusan desainnya juga berasal dari tidak adanya manfaat tersebut.”

Belum cukup menuliskan itu, Luckey juga menambahkan bahwa perangkat tersebut ‘produk tragis yang tidak memberikan satu pun janji yang diberikannya setelah berupaya memonopoli komunitas investasi AR’.

Luckey juga merujuk pada banyak nya masalah seperti tracking yang sangat buruk pada perangkat tersebut. ”Selain itu, controller Magic Leap One sangat lambat merespons, bergeser kacau ke semua tempat, dan tidak dapat digunakan sama sekali jika berada di dekat objek logam yang besar,” ujar Luckey yang sebelumnya sukses menjual perusahaannya ke Facebook senilai USD 2 miliar pada tahun 2014. ”Tidak masalah kalau Anda ingin menggunakannya di rumah yang terbuat dari kayu, tapi jika Anda bekerja di sebuah lingkup industri besar, perangkat ini bekerja dengan sangat buruk. Pelacakan magnetik sulit untuk menciptakan hasil yang diinginkan. Ini adalah implementasi VR terburuk yang pernah dirilis bagi publik.

Sekedar mengingatkan, headset Magic Leap One hadir dengan perangkat input genggam, charger, dan headset ringan beserta perangkat komputasi. Kesemua ini berbeda dengan yang dijanjikan saat Magic Leap berusaha membangun hype beberapa tahun yang lalu. ”Tidak ada yang baru di sini. Trik ini sudah ada bertahun-tahun lalu, salah satunya yang dapat kita saksikan pada HoloLens milik Microsoft,” ujar Luckey.

Sebelumnya CNBC juga memberikan komentar yang ‘agak buruk’ terkait Magic Leap One. Review CNBC menyatakan bahwa perangkat ini cukup bagus sebagai pelengkap komputer dan ponsel, namun mungkin Magic Leap belum berhasil membuat alat yang tepat untuk sebuah ‘perubahan’.

Kesimpulannya: Magic Leap belum siap untuk prime time, dan masih belum menghadirkan apa yang dijanjikan melalui berbagai ‘iklan’ Magic Leap sebelumnya.

 

 

Sumber: BGR

  Tips Pilihan iOS 12, Wajib Coba!  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.