Fitur “masukan universal” atau “universal suggestion” telah ada di web desktop di akhir desember 2009. Namun fitur tersebut baru masuk ke Android Froyo dan iPhone 3Gs pada tanggal 8 April 2010. Siapa kira, kini fitur tersebut menjadi salah satu yang paling disukai pengguna.

Berbeda dengan di PC, penggunaan pencarian di smartphone adalah bagian dari kehidupan sehari-hari. Google membawa “universal suggestion” yang mempermudah kehidupanmu dengan membawa konversi, kalkulator, melacak penerbangan, dan cuaca. Hari itu Google bukan lagi sebuah search engine biasa, namun juga mampu memberikan fitur yang mempercepat dan mempermudah pekerjaanmu. Google melihat pengguna menyukai fitur ini dan mulai menambahkan kemampuan lain seperti memantau saham, mengukur kecepatan internet dan masih banyak lagi. Hal ini dilakukan agar pengguna tak lagi melihat Google hanya sebagai alat bantu namun juga ketergantungan.

Bagi kamu yang seorang ‘geek’ menggunakan search engine lain seperti Bing, DuckDuckGo, dan kawan-kawannya adalah hal biasa. Tapi bisakah kamu bayangkan di hari ini jika anak-anak kecil, orang tua, atau guru di sekolah hidup tanpa Google? Well, situasi klasik tanpa Google mungkin masih bisa kamu temukan di desa kecil atau daerah-daerah terpencil. Di kota-kota besar? Duh, adik saya yang masih SMP saja mengandalkan Google Assistant buat mengerjakan PR-nya.

Dalam kurun waktu kurang dari satu dekade, teknologi telah merubah gaya hidup manusia. Seperti apakah dirimu 9 tahun yang lalu? Sudahkah kamu bergantung pada smartphone dan Google? Atau baru kenal dengan game online PB yang meledak di warnet-warnet? Bagikan pengalamanmu disini ya!

  Duel Klasik VIVO vs OPPO..!  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.