Hot : Microsoft Akui Bisa Serahkan Kunci Enkripsi PC Windows ke FBI

Sebuah kabar menarik hadir dari Microsoft, di mana berdasarkan laporan terbaru dari Windows Central, Microsoft kabarnya telah mengkonfirmasi bahwa mereka dapat memberikan kunci enkripsi data PC Windows ke FBI jika diminta, melalui perintah hukum yang sah.

Baca Juga : NexDock Perkenalkan NexPhone, Smartphone Windows 11 yang Bisa Dual-Boot di 2026

Nah kebijakan ini sendiri berkaitan dengan kewajiban penggunaan akun Microsoft secara online yang secara default akan menyimpan kunci enkripsi BitLocker ke cloud Microsoft. Dimana ketika kamu sedang menyiapkan instalasi Windows 11, kamu harus memasukkan akun Microsoft untuk menyelesaikan setup, dalam akun yang terhubung tersebut, kunci enkripsi akan otomatis disimpan di cloud.

Baca Juga : Pengguna Kehilangan Data Karena Enkripsi BitLocker – Kenapa?

Jadi, kunci yang disimpan di cloud tersebut, jika saja diminta oleh pihak berwenang, maka Microsoft bisa saja memberikan kunci milik pengguna yang bersangkutan.

TONTON JUGA:

Informasi ini sendiri dikonfirmasi oleh Microsoft kepada majalah Forbes, di mana dalam pernyataannya, Microsoft menyebut bahwa mereka akan menyerahkan kunci enkripsi BitLocker kepada aparat penegak hukum selama ada permintaan resmi sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

FBI Pernah Minta Kunci Tersebut!

Nah menurut laporan Forbes, pada awal tahun 2025 lalu Microsoft pernah memberikan kunci BitLocker kepada FBI untuk membuka sebuah perangkat di Guam, yang mana perangkat tersebut diduga menyimpan bukti penting terkait penyalahgunaan dana.

Baca Juga : Microsoft Bisa Mengunci Pengguna Windows 11 Jika Melanggar Kebijakan!

Selain itu, Microsoft juga mengungkapkan bahwa mereka menerima sekitar 20 permintaan kunci BitLocker dari FBI setiap tahunnya. Namun, sebagian besar permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi karena banyak kunci enkripsi tidak pernah diunggah ke cloud.

Bedanya dengan Apple dan Meta?

Nah Apple dalam hal ini juga pernah mendapati kasus serupa, jika Microsoft memberikan kunci enkripsi sesuai dengan kebijakan hukum yang berlaku, Apple menolak memberikan akses ke data terenkripsi dan pernah secara terbuka melawan permintaan FBI untuk membuka iPhone.

Bahkan Meta yang juga menyimpan kunci enkripsi di cloud telah menerapkan arsitektur zero knowledge sehingga hanya pengguna yang bisa mengakses kunci tersebut.

Nah dari kabar ini, ternyata ada informasi yang cukup menarik nih karena ternyata data kunci BitLocker yang disimpan di cloud tidak dienkripsi dari sisi server, yang artinya, Microsoft secara tenis dapat melihat dan mengakses kunci tersebut. Jelas dong ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait privasi pengguna.

Yang pasti, jelas kabar ini mendapatkan banyak respon menarik dari pengguna, dimana mayoritas jelas mempertanyakan keamanan akan privasi pengguna. Tapi bagaimana menurutmu guys? komen dibawah.

Via : Windows Central


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation