Instagram Plus, Langkah Baru Instagram Masuk ke Bisnis Berlangganan

Meta baru baru ini mulai menguji sebuah model bisnis baru berbasis langganan untuk Instagram yang mereka sebut dengan Instagram Plus. Kabarnya, fitur ini akan menjadi langkah besar Meta dalam menghadirkan layanan premium di berbagai platformnya.

Menurut informasi yang beredar, Instagram Plus ini sekarang masih dalam tahap uji coba terbatas di beberapa negara termasuk Jepang, Filipina dan Meksiko, dan untuk berlangganan pengguna akan dikenakan biaya sekitar 2 USD per bulan.

Jadi apa yang akan pengguna dapatkan?

Nah melalui layanan ini, pengguna akan mendapatkan berbagai fitur tambahan yang tidak tersedia di Instagram versi gratis, salah satunya adalah kemampuan untuk membuat beberapa audiens story yang akan memungkinkan pengguna membagi pengikut kedalam kelompok yang lebih spesifik dan tidak hanya terbatas pada daftar close friends saja.

TONTON JUGA:

Selain itu, pengguna juga akan mendapatkan insight tambahan seperti misalkan siapa saja yang menonton story lebih dari satu kali dan ada juga fitur pencarian pada penonton story.

Baca Juga : Review Telegram Premium 2025: Apakah Worth It?

Bukan hanya itu, pengguna juga akan mendapatkan fitur preview story sebelum dipublikasikan dan opsi untuk memperpanjang masa tayangan story dari 24 jam hingga 48 jam. Selain itu pengguna juga bisa menghighlight story tertentu agar muncul lebih dulu di feed follower dan mengirim reaksi khusus berupa super heart yang bersifat animatif.

Secara umum fitur ini mungkin akan cocok bagi influencer yang memiliki ratusan ribu hingga jutaan pengikut karena dengan itu audiens bisa disegmentasikan dengan beberapa opsi story baru yang mungkin bermanfaat untuk meningkatkan engagement publik.

Meskipun begitu, Meta belum menjelaskan alasan pasti mengenai dorongan model berlangganan ini, namun banyak pihak menilai langkah ini berkaitan dengan tekanan pada pendapatan iklan. Selain itu, pendapatan dari iklan dinilai cenderung tidak stabil, terutama saat kondisi ekonomi melemah, dan dengan menghadirkan sistem langganan, Meta bisa mendapatkan pemasukan yang lebih konsisten dari pengguna aktif model ini.

Baca Juga : Google Drive Kini Deteksi Ransomware Otomatis Saat Upload File

Nah untuk sekarang model ini masih di uji secara terbatas di beberapa negara dan mungkin jika sudah siap, model ini juga akan tersedia secara luas untuk pengguna.

Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.

Via : Tech Crunch


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation