Windows dikenal sebagai system operasi yang kini paling banyak digunakan diseluruh dunia, semua karena memang kompatibilitas hardware dan tersedianya banyak aplikasi yang mendukung system operasi ini.

Beberapa saingannya termasuk Linux dan Mac, saat ini juga terus berkembang, dan salah satunya yang mungkin jarang diperhatikan yaitu Google Chrome OS.

Terkait hal tersebut, dalam pengumumannya baru baru ini, dikatakan bahwa Google akan membawa Windows Apps termasuk Microsoft Office ke system operasi Chrome OS. Dengan kata lain, Chrome OS nantinya akan dapat menjalankan aplikasi Windows dalam perangkatnya, sama seperti yang kini Windows dapat lakukan. Hal ini tampaknya karena Google bekerja sama dengan Parallels, dimana Parallels Software akan ditawarkan di OS Level dalam Chrome OS, sehingga dengan itu Virtualisasi akan menjadi tersedia secara native dalam system operasi.

Seperti yang dijelaskan John Solomon, VP, Chrome OS “The Chrome OS team is working on new ways to make sure every company can benefit from the velocity created by supporting a cloud workforce. For example, our new partnership with Parallels brings legacy application support—which includes Microsoft Office desktop apps—to Chromebooks.  More to come on this over the coming months,”

Dan dengan ini mungkin dalam jangka panjang, pasar Chrome OS akan terus berkembang dan adopsi Chrome OS akan meroket.

“The features and benefits of Chrome OS that we used to think were additive suddenly became mandatory and business-critical. Case in point, we have seen a 109% year over year growth in unit sales in the U.S. for Chromebooks, and ~155% year over year growth in commercial Chromebooks in Q1 2020, fueled in part by the cost benefits and simplicity of deploying Chromebooks,” Solomon mencatat.

Selain itu, meskipun ini adalah sebuah kabar baik bagi Microsoft, karena dengan ini beberapa aplikasinya mungkin akan ikut laris dan mendapatkan efek samping yang menguntungkan, namun tentunya ini juga menjadi kabar buruk bagi mereka, dimana dengan ini mungkin beberapa pengguna akan enggan memilih Windows sebagai system operasi utamanya.

Nah bagaimana menurutmu mengenai hal ini? silahkan berikan pendapatmu mengenai hal ini dibawah.

Via : Google, News Softpedia

  Perang Mid-Range! vivo X50 vs Samsung Galaxy A71 vs OPPO Reno4  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.