Pada tanggal 10 Januari 2026 kemarin, publik dikejutkan dengan adanya laporan dari Malwarebytes yang mengungkap kebocoran data besar – besaran yang melibatkan setidaknya 17.5 juta akun instagram. Nah informasi sensitif milik pengguna kini beredar luas di dark web dan jelas ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait privasi dan keamanan akun pengguna.
Berdasar kan informasi yang terungkap, jenis data yang bocor mencakup username, alamat email, nomor telepon dan alamat fisik, dimana tentu kombinasi data ini membuat pengguna sangat rentan terharap pencurian identitas, phishing dan sosial engineering, dan menurut informasi dari Malwarebytes, data tersebut saat ini diperjualbelikan di dark web dan dapat diakses oleh pelaku kejahatan cyber diseluruh dunia.
Sementara itu, berdasarkan informasi dari dark web, seorang penjual dengan identitas “subkek” mengaku bahwa data tersebut berhasil dikumpulkan melalui scaping publik API dan sumber negara tertentu pada kuartal akhir 2024.

Dampak bagi pengguna
Setelah kabar tersebut beredar, menurut informasi dari X, pengguna melaporkan menerima notifikasi reset password akun instagram yang sah, dimana ini menjadi indikasi bahwa hacker mencoba mengambil alih akun menggunakan data yang bocor.

Klarifikasi Instagram
Menanggapi hal ini, Instagram menyatakan bahwa sistem mereka tetap aman dan tidak mengalami pelanggaran, dimana menurut pernyataan resmi di X, masalah reset password yang dialami pengguna hanyalah akibat gangguan teknis yang memungkinkan pihak eksternal memicu permintaan reset, mereka juga menegaskan bahwa pengguna dapat mengabaikan email tersebut dengan aman.

Meskipun begitu, tentu pengguna masih banyak yang khawatir, oleh karena itu akan lebih baik jika pengguna segera melakukan pergantian password dengan kombinasi unik yang lebih kompleks, waspada terhadap email atau pesan mencurigakan dan aktifkan 2FA agar lebih aman. Selain itu, pastikan untuk selalu memantau aktivitas login yang tidak sah.
Nah bagaimana menurutmu? komen dibawah guys
Via : Cybersecurity News
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
