Macbook dibully

“…And once again we re-invent…” kalimat tersebut akrab di telinga kita ketika Steve Jobs (yang sering disebut Bill Gates ‘salesman super yang sebetulnya tak paham teknologi’) memperkenalkan produk baru Apple. Namun ketika Apple sekali lagi mengklaim sebagai ‘penemu’ dalam MacBook yang baru saja diluncurkannya, perusahaan teknologi di seluruh dunia langsung bereaksi.

Dalam sebuah acara yang ditujukan untuk menjelaskan Apple Watch miliknya yang baru, Apple mencuri momen untuk memperbarui lini MacBook andalannya. Perangkat ini hanya memiliki 2 pon, rentang layar 12 inchi, keyboard baru, dan retina display (2304 x 1440). Apple juga mengklaim “menemukan ulang” konektor USB Type-C yang (menurut Apple) menjadikan perangkat ini tiada banding.

Lenovo adalah yang pertama ‘merasa gatal’ mendengar klaim Apple tersebut dan langsung menyebut MacBook baru Apple ini “ketinggalan jaman”. Lenovo langsung men-twit gambar perbandingan yang menunjukkan betapa Lenovo Yoga 3 Pro tebalnya hanya 12,8mm dibandingkan dengan 13,1mm dari MacBook. Selain itu, Yoga 3 Pro memiliki dua port USB dan layar dengan resolusi yang lebih tinggi, sementara Apple masih menyombongkan “layar retina”-nya.

 

Macbook dibully

Dell ikut memanaskan suasananya dengan twit yang merendahkan “Retina Display” yang menjadi trademark Apple. Dell mengklaim bahwa XPS 13 memiliki 2 juta piksel lebih banyak dibandingkan MacBook. Meskipun Dell mengaku bahwa laptop andalannya lebih berat dan tebal daripada MacBook, tapi kita dapat memperoleh dua USB port, sebuah mini DisplayPort dan pembaca SD Card. Laptop ini tidak memerlukan dongle seharga USD 79 sebagaimana MacBook.

 

Macbook dibully

Perusahaan berikut yang ikut membully Apple adalah Asus dengan ZenBook UX305. Dengan hanya 12,3mm, tentu saja ini jauh lebih tipis daripada MacBook. Lebih mengesankan lagi, laptop besutan Asus ini sudah dilengkapi dengan USB Port, Micro HDMI, dan SD Card Reader.

 

Macbook dibully

Namun boleh jadi Apple masih membanggakan USB Type-C yang memang saat ini belum digunakan perangkat lain. Microsoft dengan Windows 10 pada acara Februari yang lalu telah menyatakan akan menggunakannya, namun perangkat spesifik dengan OS Windows 10 yang menggunakan fasilitas ini masih belum akan rilis hingga musim panas mendatang.

 

  15 Fitur Baru Keren Android P  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.