Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa update di awal tahun ini bermasalah, banyak kendala yang terjadi dan banyak keluhan yang diterima. Mulai dari masalah serius seperti perangkat yang gagal boot dengan error UNMOUNTABLE_BOOT_ERROR, hingga bug yang terdengar sepele namun mengganggu, yaitu PC yang tidak bisa dimatikan atau masuk ke mode hibernasi.
Baca Juga : Sebagian PC Gagal Boot, Patch Tuesday Windows 11 Masih Bermasalah?
Sebelumnya, Microsoft sempat merilis update darurat atau out of band update untuk mengatasi masalah Shutdown ini, namun akhir akhir ini, Microsoft malah mengakui bahwa dampaknya ternyata lebih luas dari perkiraan awal.
Baca Juga : Update KB5073455 Windows 11 23H2 Sebabkan Gagal Shutdown di Perangkat Enterprise
Jadi, melalui update dokumentasi resmi di Windows Health Dashboard, Microsoft menjelaskan bahwa bug shutdown dan hibernasi ini juga memengaruhi PC yang mengaktifkan fitur Secure Launch dan Virtual Secure Mode.
Updated 2026-01-30: Secure Launch-capable PCs with Virtual Secure Mode enabled are also impacted by this issue. We plan to resolve this issue in a future Windows update
Nah bagi yang belum tahu, Virtual Secure Mode sendiri merupakan teknologi berbasis virtualisasi yang berfungsi menyimpan informasi sensitif di area terisolasi demi keamanan tambahan. Namun sayangnya, jika fitur ini aktif, perangkat bisa mengalami kegagalan saat melakukan shutdown atau hibernasi setelah memasang update Windows terbaru.
Namun kabar baiknya, masalah ini tidak memengaruhi pengguna Windows pada umumnya, dimana bug tersebut ditemukan pada sistem terutama pada perangkat enterprise dengan konfigurasi keamanan khusus:
- Windows 11 versi 23H2
- Windows 10 versi 22H2
- Windows 10 Enterprise LTSC 2021
- Windows 10 Enterprise LTSC 2019
Dan hingga saat ini, Windows 11 24H2 dan 25H2 belum masuk dalam daftar versi yang terdampak secara resmi, jadi Jika kamu sudah menggunakan Windows 11 24H2 dan 25H2 harusnya sistem kamu aman dari masalah ini.
Kabar baiknya, Microsoft juga saat ini akan fokus dan telah menjanjikan perbaikan “pain points” di Windows 11 ditahun 2026.
Baca Juga : Microsoft Akhirnya Dengarkan Keluhan Pengguna: Janjikan Perbaikan ‘Pain Points’ Windows 11 di 2026
Yang pasti sih, update di awal tahun ini benar-benar kacau dan menimbulkan berbagai masalah pada sejumlah perangkat, meskipun memang tidak berdampak ke seluruh pengguna Windows. Mayoritas kendala yang muncul lebih banyak menyerang perangkat dengan konfigurasi tertentu, terutama di lingkungan enterprise yang mengaktifkan fitur keamanan lanjutan.
Bagi pengguna rumahan, masalah ini mungkin tidak terlalu terasa. Namun bagi perusahaan dan instansi yang mengandalkan stabilitas sistem untuk operasional harian, bug seperti gagal shutdown atau hibernasi jelas bukan hal sepele. Kondisi ini kembali menegaskan pentingnya proses pengujian update yang lebih matang sebelum akhirnya siap untuk dirilis secara luas.
Namun bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
