Microsoft Authenticator Akan Blokir Smartphone Root dan Jailbreak Mulai 2026

Kamu pakai Microsoft Authenticator pada perangkat yang di Root atau Jailbreak?, jika iya ada kabar penting yang wajib kamu tahu guys, karena Microsoft telah bersiap menerapkan kebijakan keamanan baru pada aplikasi autentikasi miliknya tersebut.

Jadi dalam update dimasa depan nanti, aplikasi ini akan mulai mendeteksi perangkat yang di-root atau dijailbreak, dan secara bertahap membatasi penggunaannya. Di mana langkah ini diambil untuk meningkatkan keamanan, teruta bagi pengguna perusahaan yang mengandalkan aplikasi tersebut untuk login dan verifikasi identitas.

Umumnya, perangkat yang menjalankan sistem operasi yang telah dimodifikasi, seperti Android yang di-root atau iPhone yang dijailbreak, tentunya dianggap memiliki risiko keamanan lebih tinggi karena sistem yang dimodifikasi sering kali memberi aplikasi akses yang lebih luas dari yang seharusnya, sehingga membuka peluang bagi malware untuk mencuri data.

Karena alasan itulah Microsoft memutuskan untuk menghentikan dukungan Authenticator pada perangkat yang dianggap tidak aman.

Tiga Tahap Pembatasan Penggunaan

TONTON JUGA:

Microsoft akan menerapkan kebijakan ini melalui tiga tahap berbeda sebelum akhirnya memblokir penggunaan aplikasi sepenuhnya.

Mulai dari yang pertama yaitu Warning Mode, dimana pada tahap ini aplikasi akan menampilkan peringatan kepada pengguna bahwa perangkat mereka telah dimodifikasi.

Selanjutnya masuk ke tahap kedua, pembatasan akan menjadi lebih ketat dimana pengguna masih akan melihat peringatan yang sama, tetapi aplikasi akan memblokir penggunaan akun kerja atau sekolah di Authenticator

Dan terakhir masuk ke tahap tiga yaitu Wipe mode, jika pengguna masih tetap menggunakan perangkat yang telah di-root atau dijailbreak, aplikasi akan secara otomatis menghapus data yang tersimpan di perangkat tersebut.

Nah perubahan ini sendiri akan mulai bertahap dilakukan dan direncanakan akan selesai pada pertengahan tahun 2026, hingga saat itu Microsoft memberikan waktu cukup lama sebelum pembatasan diberlakukan sepenuhnya.

Terkait hal ini, pengguna yang masih menggunakan perangkat root atau jailbreak disarankan untuk beralih ke perangkat dengan sistem operasi resmi agar tetap dapat menggunakan Authenticator. Dan pada dasarnya, langkah ini adalah hal yang bagus karena sering kali perangkat yang di root atau jailbreak lebih beresiko terhadap kerentanan dibandingkan sistem yang masih bawaan pabrikan.

tapi bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.

Via : Microsoft


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation