Sebuah langkah besar kini dilakukan Microsoft dalam dunia permainannya, dimana mereka akhirnya akan menghentikan layanan Mixer pada 22 July mendatang, Mixer bagi yang belum tahu merupakan sebuah platform streaming yang dibuat Microsoft sebagai saingan Twitch, namun sayang kepopulerannya masih jauh dibawah saingannya tersebut.

Beberapa waktu lalu, Microsoft sempat menggaet pemain dengan nama besar seperti Ninja dan Shroud sebagai promotornya, namun tampaknya strategy tersebut tidak berhasil dengan berakhirnya layanan Mixer ini, sehingga Microsoft akan membiarkan Ninja dan Shroud kembali ke Twitch sebagai layanan Streaming mereka.

Ninja and other Mixer streamers will be free to return to Twitch.
 JOHANNES EISELE/AFP/Getty Images (Source : The Verge)

Nah selain itu terkait dengan diakhirinya layanan tersebut, Microsoft tampaknya akan melakukan partnership dengan Facebook Gaming dan nantinya mereka membawa beberapa kemampuan ekosistem Xbox, seperti Xbox Game Pass, Project xCloud dan banyak lainnya, dan untuk mereka yang telah membangun karya di Mixer, mereka akan diberikan status ‘Partner’ dengan Facebook Gaming, dan dengan itu nantinya pengguna yang akan mengakses Mixer akan diarahkan ke Portal Game Facebook.

“Mixer Partners will be granted partner status with Facebook Gaming, and the platform will honor and match all existing Partner agreements as closely as possible. Mixer Partners will receive an update from Mixer today on how to kickoff the sign-up process.”

Selain itu semua streamer yang telah menggunakan Mixer monetization program akan diijinkan untuk menggunakan Facebook’s Level Up program. Selain iu juga Mixer viewers dengan saldo yang banyak, channel subscriptions, atau Mixer Pro subscriptions akan menerima Xbox gift card credit.

Lalu alasan apa hingga Microsoft akan menghentikan layanan Mixer?, nah terkait hal itu mereka menutup Mixer karena tampaknya tidak ada waktu yang cukup untuk mengembangkan komunitasnya.

“Ultimately, the success of Partners and streamers on Mixer is dependent on our ability to scale the platform for them as quickly and broadly as possible. It became clear that the time needed to grow our own livestreaming community to scale was out of measure with the vision and experiences that Microsoft and Xbox want to deliver for gamers now, so we’ve decided to close the operations side of Mixer and help the community transition to a new platform.”

Nah bagi kamu adalah pengguna layanan Mixer, ada baiknya kamu mempelajari terkait hal ini pada halaman Officialnya berikut.

Nah bagaimana menurutmu mengenai hal ini? silahkan berikan pendapatmu dikolom komentar dibawah.

Referensi : Mixers, The Verge, Neowin, Thurrot

  Technow #45: Spotify Dibobol..?? iOS 15, Snapdragon 875 dan 775G! Windows 10X  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.