Home News Microsoft: Keuntungan Cloud, Office, dan Windows Naik — Surface dan Phone Anjlok

Microsoft: Keuntungan Cloud, Office, dan Windows Naik — Surface dan Phone Anjlok

Microsoft: Keuntungan Cloud, Office, dan Windows Naik — Surface dan Phone Anjlok

Ini merupakan kuarter ketiga dari tahun finansial Microsoft, dan baru saja mereka mengumumkan kabar gembira atas kenaikan keuntungan total sebesar 28 persen dengan profit bersih 5.7 milyar dolar. Strategi Satya Nedella yang menggencarkan cloud dan membawa hampir semua layanan dan aplikasi populer mereka ke seluruh platform populer telah terbukti berbuah manis bagi Microsoft secara finansial.

 

Keuntungan Cloud Naik 11%

Secara total divisi cloud menyumbang kenaikan keuntungan Microsoft hingga 11% dengan naiknya pendapatan Azure hingga 93%. Kenaikan ini menutupi turunnya pendapatan dari layanan enterprise yang turun sebesar 1%.

 

Keuntungan Office & Produktivitas Bisnis Naik 22%

Keuntungan dari penjualan dan layanan cloud Office komersial naik 7% berkat pendapatan Office 365 Commercial yang naik hingga 45%. Kenaikan juga terjadi di keuntungan penjualan dan layanan cloud Office untuk konsumer yang naik 15% berkat subscriber Office 365 Consumer melejit naik hingga 26.2 juta pelanggan. LinkedIn yang baru saja dibeli Microsoft juga turut menyumbang pendapatan hingga 975 juta dolar.

 

Keuntungan Personal Computing Turun 7%

Disamping keuntungan layanan cloud yang melejit, penurunan terjadi pada divisi personal komputing. Pendapatan dari Windows OEM memang naik 5% dan dari produk komersial serta layanan cloud Windows naik 6%, begitu pula dengan pendapatan iklan search yang naik 8% dan pendapatan dari gaming naik 4%. Namun kisah berbeda terjadi di divisi hardware.

Pendapatan Surface turun 26% dan pendapatan divisi smartphone bahkan tidak dituliskan lagi. Kabarnya pendapatan divisi smartphone kembali turun hingga 0.7 milyar dolar dan prediksi untuk pendapatan kuarter berikutnya diabaikan. Bukan sesuatu yang mengejutkan sebenarnya mengingat Microsoft sampai saat ini masih vakum dan belum merilis smartphone lagi.

Dari kenaikan di berbagai lini produk dan penurunan di lini lainnya, overall Microsoft masih untung besar dengan total lonjakan profit mencapai 28%. Sebagai CEO yang memang bertanggung jawab terhadap kelancaran dan keberlangsungan bisnis Microsoft, Satya Nadella terbilang sukses menjalankan tugasnya dengan baik.

Kini menarik untuk dilihat bagaimana langkah Microsoft kedepannya terhadap divisi hardware yang saat ini tengah menurun — apa saja lini Surface baru yang akan dirilis, serta berbagai inovasi baru lainnya, mengingat Windows juga akan kehadiran beberapa keluarga baru seperti Windows 10 ARM dan Windows 10 Cloud.

via microsoft | arstechnica

  Video: Review DJI Osmo Mobile Indonesia  

Productivity addict. Geek by nature. Platform Agnostic.