via Breaze8

Beberapa hari yang lalu, saya membaca sebuah artikel di Macpoin tentang bagaimana iPhone ternyata lebih melindungi pengguna dalam hal mencegah kebocoran data dibandingkan Android. Hal yang menarik perhatian saya bukanlah kelebihan iPhone sebagai perangkat, tapi bagaimana Android sebagai sistem memang dirancang untuk ‘membantu’ mengumpulkan data pribadi pengguna. Untuk tujuan apa? Penargetan iklan! Hal yang sama dengan Facebook. Jika Facebook belakangan ini menjadi pusat perhatian karena skandal kebocoran data pribadi yang digunakan oleh agensi pihak ketiga yang ‘menambang’ data dari Facebook, dan kamu khawatir bahwa data pribadi kamu disalahgunakan, maka kamu perlu lebih khawatir pada Google karena cara Google mengumpulkan informasi tentang dirimu jauh lebih masif dan kasar!

Dylan Curran, orang sama yang mengungkap tentang bagaimana Facebook panen data melalui ponsel Android, mengungkap bahwa Google mengumpulkan data dari kamu dengan dahsyat. Sebagai awal, saat dia mencoba mengunduh data yang dikumpulkan Google dari akunnya (metode yang sama saat dia mengungkap bagaimana Facebook memanen data pengguna Android), dia mendapati bahwa volume datanya adalah 5,5GB! Jumlah yang sembilan kali lebih besar dari data yang dikumpulkan Facebook!

Google selalu mencatat lokasimu. Ponsel Android adalah salah satu ‘mesin’ Google dalam melakukan ini. Tentu saja juga dari PC atau laptop yang kamu login akun Google.

Riwayat pencarian kamu. Setiap kali kamu menanyakan sesuatu ke ‘Mbah Google’, tentu saja Google menyimpannya untuk referensi dan membentuk basis data tentang kamu. Google tahu persis kapan dan di mana kamu menanyakan tentang Manatsu Akimoto misalnya.

Dan ini benar-benar semua pencarian baik dari PC, laptop, maupun ponsel kamu.

Google juga membuat semacam penafsiran atas data tersebut. Misalnya apakah kamu akan menjadi ayah atau ibu dengan menilai history tontonan YouTube kamu.

Semua riwayat Google Drive, termasuk yang sudah dihapus. Google jelas mencatat berapa terra JAV yang pernah kamu download melalui Google Drive. ✌

Semua email dan komunikasi kamu melalui platform Google.

Dan berkat Chrome, pada dasarnya Google punya semua data tentang yang kamu lakukan online.

Dylan Curran sendiri tak mampu membayangkan apa jadinya jika semua data ini jatuh ke tangan yang salah.


Masih kurang yakin? Kamu bisa melakukan percobaan yang sama dengan Dylan Curran. Pada dasarnya, jika kamu ketakutan bahwa kamu ‘diintip’ secara online, maka bukan hanya Facebook yang perlu kamu khawatirkan. Google dengan semua perangkat dan software gratisannya, merupakan skema efektif untuk mengumpulkan seluruh data tentang kamu. Sebuah kutipan populer (yang saya sendiri kesulitan menelusuri siapa yang lebih dulu mengatakannya) kurang lebih menyimpulkan situasi ini: “Jika kamu tidak membayar untuk itu; maka kamulah produknya

 

 

Sumber: BGR

  Apa Kabar Windows Phone..??  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.