Cara Paksa Menutup Program Saat Shutdown di Windows 10 (1)

Microsoft nampaknya mengalami tahun yang buruk pada 2018 ini, utamanya dalam hal kontrol kualitas Windows 10. Hampir setiap kali merilis update, selalu ada bug menyebalkan yang menyertai, bahkan sampai timbulnya masalah Blue Screen of Death (BSOD) setelah update. Kasus yang masih segar di ingatan kita adalah bagaimana Windows 10 October 2018 Update terpaksa harus ditarik kembali oleh Microsoft karena menghapus file pengguna dan menimbulkan gangguan.

Winpoin pernah mengulas bahwa sistem pengembangan Windows 10 sudah salah dalam hal kontrol kualitas. Microsoft tidak memiliki tim pencari bug (dikenal sebagai Software Test Engineer) yang dulu mereka andalkan di era Windows 7, dan sebagai gantinya mengandalkan pengguna dengan sistem Insider. Hal ini banyak dikeluhkan oleh pengguna karena menjadikan banyak bug yang lolos. Tentunya ini hal yang wajar karena pengujian oleh pengguna tentu saja tidak sebaik tim profesional yang memang pekerjaannya mencari bug dalam sebuah software. Terlebih lagi, perlu diakui bahwa Windows adalah sebuah sistem yang kompleks untuk diuji, karena tidak semua mesin memiliki komponen, driver, dan software yang sama. Ada 700 juta mesin menjalankan Windows 10. “Dengan Windows 10 saja, kami harus bekerja untuk menghadirkan kualitas bagi lebih dari 700 juta pengguna aktif Windows 10 setiap bulannya, lebih dari 35 juta judul aplikasi dengan 175 juta versi aplikasi dan 16 juta kombinasi hardware / driver,” jelas Michael Fortin, Corporate vice President of Windows. “Selain itu, ekosistem terus menerus mengirimkan driver, firmware, dan update aplikasi baru setiap harinya.”

Ini memberikan gambaran betapa susahnya memelihara kualitas Windows 10 secara keseluruhan. Namun Microsoft memang akhir-akhir ini rajin mendengarkan keluhan penggunanya. Mereka berjanji bahwa untuk update selanjutnya akan lebih berfokus ke perbaikan kualitas alih-alih sekedar menambahkan fitur baru terhadap Windows 10!

“Meskipun ada tren positif, yaitu peningkatan pengguna Windows, tapi kami juga mendengar suara pengguna yang frustasi karena terkena masalah dan bug, dan kami berjanji untuk memperbaikinya!” jelas Fortin. “Kami akan meningkatkan alat yang kami gunakan hari ini dan akan berfokus pada peningkatan kualitas produk, desain, pengembangan, validasi, dan pengiriman produk kepada pengguna.”

Meskipun demikian, Microsoft belum mengungkap secara detail mengenai bagaimana perbaikan tersebut akan dilakukan. Yang jelas, ini merupakan kabar baik bagi teman-teman yang merasa mulai frustasi menghadapi bug di setiap update Windows 10.

 

 

Sumber: TheVerge

  Snapdragon PALING EXTREME  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.