Akhir akhir ini mungkin kamu sudah mendengar kabar menarik mengenai Microsoft yang tengah menguji sebuah fitur baru untuk Windows 11 berupa Dock tambahan yang bisa diletakkan di berbagai sisi layar.
Dock ini sendiri berfungsi seperti taskbar kedua dan menghadirkan berbagai kontrol seperti musik, statistik sistem seperti CPU, GPU, RAM, hingga akses cepat ke berbagai tools seperti Clipboard History. Dan menariknya, , fitur ini tidak langsung hadir sebagai fitur bawaan Windows, melainkan lewat Microsoft PowerToys.

Seperti pada gambar diatas, melalui dock ini, Microsoft tampaknya mencoba memberikan solusi alternatif dengan membuat Dock sebagai bar tambahan yang bisa berjalan berdampingan dengan taskbar utama, bukan sebagai pengganti.
Hal ini karena di Windows 11, taskbar menjadi salah satu komponen yang paling sering dikritik bahkan hingga saat ini setelah 3 tahun Windows 11 dirilis. Pengguna tidak bisa memindahkan taskbar ke atas atau ke samping layar, dan opsi kustomisasinya sangat terbatas kecuali menggunakan aplikasi pihak ketiga.

Dengan fitur Dock yang hadir via PowerToys ini, kita bisa mendapatkan fungsi ekstra yang lebih Powerful dibandingkan dengan Taskbar utama, seperti padagambar diatas, kita bisa melakukan pencarian, membuka clipboard history dengan lebih mudah, menampilkan system indikator dan lain sebagainya.
Setidaknya, hingga saat ini, ada beberapa fitur unggulan Dock yang mencakup :
- Monitoring sistem real time
Dock mengambil data langsung dari Task Manager, sehingga pengguna bisa melihat penggunaan CPU, RAM, GPU, jaringan, baterai, hingga suhu perangkat tanpa membuka Task Manager. Dan ini yang mungkin rata rata pengguna butuhkan - Kontrol Music Playe
Pengguna bisa play, pause, atau ganti lagu dari aplikasi seperti Spotify dan Apple Music langsung dari Dock. - Clipboard, timer, dan reminder
Akses cepat ke clipboard history, timer, dan reminder juga tersedia. - Integrasi GitHub untuk developer
Developer bisa menghubungkan akun GitHub untuk memantau status repository atau pull request. Klik item di Dock akan langsung membuka GitHub di browser.
Selain itu, Dock juga bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan pengguna, mulai menempatkan Dock di sisi layar manampun, membagi dock daam beberapa zona, mode edit untuk drag and drop dan mengatur ulang item didalamnya, dan berbagai opsi kustomsasi lainnya.

Meskipun fitur ini menarik, namun perlu diingat bahwa saat ini, Dock PowerToys belum tersedia secara resmi untuk publik. Satu-satunya cara mencobanya adalah dengan mengompilasi PowerToys secara manual lewat Visual Studio, yang jelas tidak ramah untuk pengguna umum.
Microsoft juga menyatakan bahwa fitur ini masih dalam tahap pengembangan dan detail lebih lanjut akan diumumkan ke depannya dan tentu, Dock ini bersifat opsional sama seperti PowerToys itu sendiri.
Nah bagaimana menurutmu? apakah kamu tertarik dengan Dock ini? komen dibawah guys.
Namun yang pasti, dengan diaktifkannya Dock ini, selain menambah fitur dan manfaatnya, jelas ukuran layar akan berkurang karena akan dipotong oleh bagian kecil Dock diatas atau sisi layar manapun yang pengguna atur. Tapi jika dipadukan dengan auto hide taskbar dan resolusi dan ukuran monitor yang besar, Dock ini kayaknya akan perfect banget, tapi gimana menurutmu?
Via : GitHub
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.
