Home News Akhirnya, Lumia 520 ‘Turun Tahta’

Akhirnya, Lumia 520 ‘Turun Tahta’

Menyebabkan Kerusakan Device, Windows 10 Smartphone Preview untuk Lumia 520, 525, dan 526 Ditarik UlangSekian lama memimpin sebagai smartphone Windows Phone paling populer, akhirnya Lumia 520 harus ‘turun tahta’. Posisinya kini telah digantikan oleh suksesornya yang masih dari kelas yang sama, seri 5xx.

Dalam laporan dari AdDulex terbaru, smartphone pengganti Nokia Lumia 520 adalah Microsoft Lumia 535. Selisih angkanya terbilang cukup jauh, mencapai 1 persen lebih. Sejak bulan lalu, Lumia 520 kehilangan “kue-kuenya” sebanyak 0.8 persen, sementara Lumia 535 berhasil memperoleh tambahan 0.5 persen.

Statistik Windows Phone April 2016 AdDuplex-2

Uniknya dalam laporan ini, jumlah pengguna Lumia 640 dengan Lumia 630 sama yaitu 8.3 persen. Perlu dicatat juga bahwa peningkatan market share terbesar adalah Lumia 640 dengan perolehan 1 persen.

Sementara itu, jumlah pengguna Windows 10 Mobile kian naik menjadi 9.2 persen artinya naik 1.5 persen dari statistik sebelumnya. Tapi, diprediksi pertumbuhannya tidak secepat Windows Phone 8 ke 8.1 karena hampir semua Lumia seri x20 (yang memegang kunci jumlah pengguna Windows Phone) tidak mendapat update ke Windows 10 Mobile.

Statistik Windows Phone April 2016 AdDuplex-3

Sementara itu, posisi brand smartphone Windows Phone nomor satu tentunya masih Microsoft dan Nokia. Ia hanya kehilangan pasar 0.18 persen saja. Sementara itu, ada peningkatan yang tipis sekali yang didapat Samsung, Huawei, dan BLU.

Statistik Windows Phone April 2016 AdDuplex-1

Sayangnya, kali ini AdDuplex tidak menyertakan statistik untuk Indonesia. Tapi, dalam laporannya di akhir Januari lalu, Lumia 535 memang sudah memimpin market share smartphone Windows Phone di Indonesia.

Nampaknya issue masalah hardware di Lumia 535 tidak begitu banyak mempengaruhi pembeli untuk tidak membeli Lumia 535. Lumia 535 sendiri adalah smartphone pertama yang dilabeli Microsoft dan dirilis pada akhir tahun 2014.

Kamu bisa melihat laporan selengkapnya dari AdDuplex dari laman ini.

Televisi dan Teknologi? Why not both Mau tanya-tanya atau ngobrol? Cukup follow Twitter atau LINE @indrakrisnadi