Bahaya! Ransomware Baru, Bertebaran di Internet.

Beberapa hari lalu dunia perfacebookan yang saya ketahui diramaikan oleh berita akan banyaknya pc pengguna yang terinfeksi jenis Ransomware baru, diantaranya ada tiga yang saya ketahui, Ransomware yang mengubah extensi file menjadi “.Grovas”, “.Gefest”, dan “.Tronas”.

Bahaya! Ransomeware Baru, Bertebaran di Internet.
Sumber : Facebook

Seperti dikutip dari Grup Facebook Teknisi Komputer Indonesia, Cara penyebaran Ransomware ini umumnya adalah dari penggunaan software ilegal, seperti Crack, Patch, dan software sejenis aktivator umum lainnya. Selain itu ransomware ini bisa berjalan dari email yang diterima, jika attachment file dibuka oleh target, maka secara otomatis Ransomware akan melakukan enkripsi data, sungguh berbahaya sekali bukan.

Bahkan dikatakan, Ransomware dengan ekstensi file “.grovas”, sampai saat ini belum ada penyembuhnya, karena ekstensi ini bisa dibilang (masih fresh), terutama menyerang server lokal (Indonesia). Ekstensi file ini menyebar di link dan blog aplikasi gratisan, seperti yang dijelaskan diatas.

Bahaya! Ransomeware Baru, Bertebaran di Internet.

Lalu Bagaimana Menghindari Ransomeware Ini?

Untuk menghindarinya, tentu saja jangan pernah mendownload dan masuk ke link yang berbau software bajakan, terutama jika link tersebut tidak dipercaya, utamakan untuk mendownload software langsung dari sumber resminya, dan jangan pernah untuk sekali kali mematikan software antivirus, meski dalam crack bertuliskan perintah “Fake Alert”.

TONTON JUGA:

Selain itu sering seringlah melakukan Backup Data Super Penting ke Cloud, baik itu Google Drive, atau Onedrive. Untuk menghindari penyebaran dari Email, pastikan kamu mengetahui siapa pengirim email terlebih dahulu sebelum membuka file Attachment yang kamu terima, jangan langsung klik dan buka saja.

Bahaya! Ransomeware Baru, Bertebaran di Internet.

Nah Disarankan banget buat kamu untuk berhati hati terhadap penyebaran Ransomware ini, jangan biarkan Ransomware ini menginfeksi Perangkat Windows kamu, bisa rugi banget kan, kalo seluruh data dalam Hardisk bisa ilang dan terenkripsi, apalagi jika data tersebut adalah data super penting!. Berikan pendapatmu dikolom komentar dibawah.

Sumber : Grup Facebook Teknisi Komputer Indonesia


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation