Dalam upaya untuk mendapatkan peran yang lebih besar dalam system operasi desktop, Google sebelumnya telah memiliki Chrome OS yang sayangnya kurang populer jika dibandingkan dengan OS lainnya.

Nah mengenai hal tersebut, baru baru ini Google telah memperkenalkan system operasi berbasis Chrome OS baru yang disebut dengan Chrome OS Flex, lalu apa sih Chrome OS Flex ini?

Berdasarkan informasi resmi dari Google, Chrome OS Flex ini adalah OS yang lebih advanced dan lebih baik dibandingkan generasi Chrome OS dahulu, dimana ini Cepat, Aman dan Mudah untuk digunakan, Google menyebutnya sebagai ‘fast’, ‘easy-to-manage’, and ‘secure.’. Selain itu Chrome OS Flex sendiri didesain untuk memodernkan perangkat PC dan Mac jadul yang telah kamu miliki.

Chrome OS Flex sendiri, lebih dikhususkan dan dibangun untuk bisnis dan sekolah, yang juga dapat kamu download secara gratis dan akan kompatibel dengan Google’s powerful cloud-based management. Meskipun terlihat mirip, Chrome OS Flex dan Chrome OS tidaklah sama, kenapa? mari kita bahas lebih dalam.

Chrome OS Flex vs Chrome OS

Meskipun Chrome OS Flex memiliki base code dan irama rilis yang sama dengan Chrome OS, salah satu perbedaan utama antara keduanya adalah Chrome OS Flex tidak akan dapat mengakses Google Play Store. Dengan kata lain, perangkat dengan Chrome OS Flex terinstall didalamnya tidak akan dapat menjalankan aplikasi Android.

Secara umum, pada dasarnya Chrome OS Flex ini adalah versi yang lebih muda dari CloudReady, sistem operasi berbasis Chrome OS yang dimiliki oleh perusahaan bernama Neverware, yang mana pada 2020 lalu Google membeli Neverware untuk meningkatkan pasar OS Desktop mereka.

Versi Preview Telah Tersedia

Nah jika kamu ingin mencoba Chrome OS Flex, versi Preview kini sudah dapat kamu download dan kamu coba, untuk perilisan resmi atau versi stabil nya sendiri, Google mengkonfirmasi bahwa versi final akan dirilis pada sekitar Q2 tahun 2022 ini.

Selain itu, nantinya jika kamu sebenarnya sudah menggunakan CloudReady, maka kamu akan mendapatkan opsi untuk memperbarui ke Chrome OS Flex setelah Google merilis versi stabil dari OS ini.

Untuk system requirements nya sendiri, berdasarkan informasi dari 5to5Google, system requirementsnya sendiri tidaklah jauh berbeda dengan Chrome OS atau CloudReady, dan berikut adalah diataranya.

  • Architecture: Intel or AMD x86-64-bit compatible device
  • RAM: 4 GB
  • Internal storage: 16 GB
  • Bootable from USB drive
  • BIOS: Full administrator access. You’ll need to boot from the Chrome OS Flex USB installer and make some adjustments in the BIOS if you run into issues.
  • Processor and graphics: Components made before 2010 might result in a poor experience.
  • Note: Intel GMA 500, 600, 3600, and 3650 graphics hardware do not meet Chrome OS Flex performance standards.

Nah bagaimana? tertarik mencoba Chrome OS Flex? jika iya, kamu bisa mendownload versi Preview dari halaman Google berikut.

Via : Google

  ⚡️ 3 JUTAAN! 7 Alasan Kenapa Beli OPPO A76 (Review)  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.