Sedikit kita bahas mengenai salah satu Distribusi Linux Populer dibawah Ubuntu yaitu Linux Mint, kabarnya Linux Mint 21 nanti tidak akan menghadirkan systemd-oom package yang mana berfungsi untuk melakukan kill task di Low Memory Environment.

Dihapusnya systemd-oom package dari Linux Mint 21 ini bukanlah tanpa maksud, karena hal ini terjadi akibat developer Linux Mint mendapatkan feedback negatif dari para pengguna.

Mengenai hal ini pula, Clement Lefebvre, kepala proyek Linux Mint, telah memposting update bulanannya seperti biasa dengan perkembangan terbaru dari sistem operasi, salah satunya adalah dihapusnya systemd-oom package ini.

Selain itu berdasarkan laporan dari Clement Lefebvre, ada sejumlah hal lain yang disorot mengenai rilis versi linux Mint 21 ini, dimana home direction encryption akan tetap tersedia di Installer Linux Mint, os-prober package akan tetap diaktifkan secara default untuk mendeteksi adanya kemungkinan preferensi dual boot dari perangkat pengguna. Selain itu webp support telah ditambahkan pada xviewer dan thumbnails, selain itu Blueman 2.3 juga kini menggantikan Blueberry (sebagai Bluetooth package).

Linux Mint 21 yang mana berbasiskan dari Ubuntu 22.04 LTS yang keluar pada bulan April 2022 ini akan mendapatkan pembaruan selama lima tahun seperti Ubuntu, artinya guys, kita dapat menjalankannya hingga tahun 2027 sebelum kita harus memperbaruinya lagi.

Linux Mint 21 juga akan siap untuk beta release pada minggu depan, jadi ditunggu saja guys.

Via : Blog Linux Mint

  ⚡️ 3 JUTAAN! 7 Alasan Kenapa Beli OPPO A76 (Review)  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.