Home Editorial Lumia 650 dan 550 Bisa Saja Masuk ke Indonesia dengan Cara Ini,...

Lumia 650 dan 550 Bisa Saja Masuk ke Indonesia dengan Cara Ini, Tapi…

Microsoft Resmi Memperkenalkan Lumia 650Sudah berbulan-bulan Lumia 650 dan 550 belum juga tiba di Indonesia. Meskipun cenderung tidak dijual di Indonesia, tapi sebenarnya Microsoft punya cara untuk tetap menjualnya.

Kecenderungan dibatalkannya tersebut karena masalah Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang mewajibkan setiap perangkat 4G LTE yang dibuat vendor harus menggunakan komponen dari dalam negeri sebesar 20 persen untuk saat ini.

Salah satu imbas secara positifnya adalah, banyaknya pabrikan dari merek ternama untuk menanamkan modalnya di Indonesia lewat membangun fasilitas perakitan guna memenuhi TKDN ini. Produsen yang sudah membangun pabriknya diantaranya Samsung, Asus, Oppo, Lenovo, hingga Huawei.

Beberapa produsen diatas memang diantaranya punya angka penjualan yang tinggi di Indonesia. Tapi, berbeda dengan Microsoft yang justru ada diposisi dibawah beberapa tingkat dari mereka.

Microsoft memang bisa saja membangun pabriknya di Indonesia. Tapi, Microsoft tentu harus berpikir karena ini adalah investasi jangka panjang ditambah dengan penjualan Lumia di Indonesia tidak besar. Apalagi, Indonesia tidak menjadi negara yang difokuskan Microsoft pada divisi mobile-nya.

Otomatis, cara pertama tersebut, gagal

Tapi Microsoft sebagai perusahaan yang cukup berpengalaman pada bidang software punya alternatifnya. Microsoft bisa saja mengunci fitur 4G LTE yang ada pada Lumia 550 dan Lumia 650.

Lalu, kedua smartphone Lumia ini didaftarkan sebagai smartphone 3G pada Postel. Setelah lolos dan mendapatkan sertifikat, Microsoft tinggal memberikan update software untuk membuka kunci LTE tersebut.

Dan cara itulah yang digunakan pada smartphone Infinix Zero 3, OnePlus X, Coolpad Max, Flash Plus 2, hingga Xiaomi Redmi Note 3 untuk dapat menjual smartphone tersebut tanpa terkena regulasi TKDN. Cara seperti ini, sebenarnya dianggap ilegal.

Menkominfo Rudiantara pun menganggap produsen yang menggunakan cara ini telah melakukan kecurangan. Terlebih, pemerintah telah memberikan aturan yang rendah, 20 persen saja pada tahun ini.

“Jangan bohong dong, harus ikuti aturan. Bukan legal, tapi bukan juga ilegal. Yang jelas jangan cheating, lah”

Microsoft tentu bisa saja melakukan penguncian fitur 4G LTE itu. Tapi konsekuensinya, jika terendus modusnya, reputasinya bakal dipertaruhkan.

via Kompas, CNN Indonesia

  Video: Fitur, Tips, dan Trik Tersembunyi di Windows 10  

Televisi dan Teknologi? Why not both Mau tanya-tanya atau ngobrol? Cukup follow Twitter atau LINE @indrakrisnadi