Microsoft Akan Pensiunkan Fitur Utama WDS di Windows Server Berikutnya

Untuk kamu IT Administrator yang mengelola Windows Server, ada kabar baru nih dimana Microsoft baru baru ini mengumumkan bahwa beberapa fitur utama Windows Deployment Services (WDS) akan masuk masa deprecation pada Windows Server berikutnya.

Baca Juga : WinPoin Ganti Sistem Komentar dari Disqus ke Remark42

Oleh karena itu, organisasi yang masih mengandalkan WDS diminta mulai mengecek dependensi dan menyiapkan proses migrasi ke solusi deployment yang lebih baru.

Nah buat yang belum tahu, WDS merupakan fitur bawaan Windows Server yang memungkinkan administrator melakukan deployment Windows melalui jaringan, dan salah satu kemampuan pentingnya adalah PXE boot, sehingga PC bisa melakukan boot dari network dan memulai proses instalasi Windows tanpa media instalasi lokal

TONTON JUGA:

Fitur WDS yang Akan Dipensiunkan

Nah bisa dibilang, perubahan ini cukup besar karena Microsoft berencana melakukan deprecation terhadap WDS server role, termasuk Deployment Server dan Transport Server.

Selain itu, WDS management tools, command-line interface, API, PXE boot, network bootstrap, multicast transport, hingga beberapa komponen Windows PE yang digunakan khusus untuk WDS juga akan ikut terdampak.

Namun, bukan berarti WDS langsung berhenti bekerja ya, karena Microsoft menegaskan bahwa WDS masih tersedia dan didukung pada versi Windows Server yang saat ini masih mendapatkan support, termasuk Windows Server 2025 dan versi sebelumnya, sesuai lifecycle masing-masing.

Configuration Manager Masih Bisa Digunakan

Selain itu, untuk organisasi yang menggunakan Configuration Manager, ada sedikit kabar baik karena fitur operating system deployment-nya sendiri tidak ikut dihentikan.

Hanya saja yang perlu jadi perhatian adalah khususnya untuk organisasi yang menggunakan PXE berbasis WDS. Microsoft menyarankan untuk beralih ke Configuration Manager PXE responder tanpa WDS.

Sementara itu, untuk organisasi yang menggunakan WDS secara langsung atau memiliki custom PXE deployment, Microsoft menyarankan untuk mulai mengevaluasi solusi PXE dan deployment lainnya.

HTTP(S) Boot juga bisa menjadi salah satu opsi jika hardware dan network environment mendukungnya, namun Microsoft menegaskan bahwa HTTP(S) Boot bukan pengganti langsung Configuration Manager PXE-based OS deployment.

Tapi Kapan WDS Benar-Benar Dihapus?

Nah sayangnya Microsoft belum memberikan tanggal pasti kapan WDS ini akan benar benar dihapus, dimana Microsoft hanya menyebut deprecation ini nantinya akan dilanjutkan dengan removal pada “future Windows Server release”.

Sehingga perubahan ini memang sering dikaitkan dengan Windows Server 2028, tetapi Microsoft sendiri belum mengonfirmasi bahwa Windows Server 2028 adalah versi yang dimaksud.

Untuk kita sebagai pengguna end user sih hal ini tidak terlalu berpengaruh, sama halnya dengan organisasi yang masih menggunakan Windows Server 2025 atau versi dibawahnya, tapi jika berencana upgrade ke versi baru nanti, jelas ini harus jadi perhatian.

Nah bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.

Via : Microsoft


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Komentar

Memuat komentar…