TikTok, saat ini di Amerika sana menjadi pembicaraan hangat karena Donald Trump Presiden Amerika berencana untuk memblokir aplikasi video sharing tersebut. Pemblokiran aplikasi TikTok ini tentu saja masih berhubungan dengan masalah keamanan dalam negeri, dimana pada bulan lalu Secretary of State Mike Pompeo mengatakan bahwa aplikasi tersebut memata-matai masyarakat AS dan menyebarkan propaganda pemilu.

“TikTok — which is owned by Beijing-based startup ByteDance — has been repeatedly criticized by US politicians who accused the short-form video app of being a threat to national security because of its ties to China. They allege that the company could be compelled to “support and cooperate with intelligence work controlled by the Chinese Communist Party.”” Dikutip dari CNN

Tentu saja TikTok membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa mereka berkomitmen untuk melindungi data pribadi dan keamanan penggunanya, meskipun begitu tetap saja pihak Amerika menolak kehadiran aplikasi itu.

“We are looking at TikTok. We may be banning TikTok,” Kata Presiden Trump di White House Jumat kemarin. “We are looking at a lot of alternatives with respect to TikTok.”

Terkait dengan itu baru baru ini Microsoft mengkonfirmasi bahwa mereka telah memulai pembicaraan terkait rencana pembelian aplikasi TikTok, untuk harga akuisisi ini dikabarkan via Bloomberg, TikTok memiliki harga $30 Miliar atau setara Rp441 triliun, sungguh harga yang sangat fantastis karena dalam beberapa bulan terakhir, sejak pendemi Covid-19, tiktok semakin populer dikalangan masyarakat luas.

Dengan akusisi yang direncanakan Microsoft ini, pemerintah AS mungkin akan sedikit bernafas lebih lega, karena setelah Microsoft membeli TikTok, Microsoft berkomitmen bahwa data pengguna AS akan tetap di AS dan tidak dikirim kemanapun juga.

Keputusan ini memang untuk sekarang masih belum pasti, karena Microsoft juga mengatakan mungkin melibatkan perusahaan lain dalam pembelian sebagai pemegang saham minoritas, dan akan menetapkan keputusan paling lambat pada 15 September mendatang. (via Microsoft)

Nah bagaimana menurutmu? apakah langkah Akuisisi oleh Microsoft ini adalah langkah yang tepat? komen dibawah guys.

Sumber : Microsoft, Bloomberg, CNN, Neowin

  Technow #46: Snapdragon 888..!! RIP Galaxy Note? Bliss OS, iPhone 13 Periscope Zoom!  

SUBSCRIBE CHANNEL KEPOIN TEKNO

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.