Microsoft nampaknya perlahan-lahan akan mengakhiri dukungan bagi Windows 7. Jadi untuk kamu yang masih menggunakan Windows 7, ini sepertinya risiko yang tidak dapat dihindari karena secara resmi, usia OS ini memang sudah cukup lama dan tidak lagi dikembangkan, sehingga tidak ada alasan kuat bagi Microsoft untuk meneruskan dukungannya. Apalagi untuk perangkat lama yang menjalankan Windows 7. Selain Microsoft kesulitan menempatkan resource untuk terus mendukung perangkat lama tersebut, tentu saja ini akan sangat tidak efektif karena sangat sedikit pengguna perangkat lama tersebut.

Awal tahun ini, update keamanan Microsoft untuk Windows 7 yang diberikan pada bulan Maret, menyebabkan masalah BSOD pada PC yang menjalankan CPU Intel Pentium III (yang dijual antara tahun 1999 dan 2003). Ini adalah dikarenakan kurangnya dukungan untuk Streaming Single Instruction Multiple Data Extensions 2 (SSE2).

Microsoft pada awalnya berjanji untuk memperbaikinya. Sebuah update baru dipersiapkan untuk mengatasi masalah BSOD ini. Namun pada bulan Juni 2018, Microsoft malah mengatakan agar pengguna perlu memperbarui perangkat mereka ke prosesor yang mendukung SSE2 alih-alih melakukan perbaikan lebih lanjut. Tentu saja tindakan Microsoft ini menuai protes dari kalangan pengguna.

Namun jika kita bersedia berpikir jernih, sebenarnya masuk akal bagi Microsoft untuk menghentikan dukungan bagi prosesor yang sudah berusia lebih dari 20 tahun pada hari ini. Spesifik terhadap Windows 7, nampaknya Microsoft juga akan terus mengurangi dukungan bagi versi OS ini hingga mungkin akhirnya (jika memungkinkan) semua pengguna beralih ke Windows 10 yang lebih modern.

Bagaimana pendapat kamu? Apakah kamu juga merasa kesal karena Microsoft banyak menghentikan dukungan Windows 7 di perangkat lama?

SumberMSPoweruser

  Membasmi Edge dan Bing di Windows 10  

NB: Subscribe channel Kepoin Tekno agar tidak ketinggalan berbagai info menarik dan bermanfaat seputar teknologi, setiap hari.