Microsoft Publisher resmi mengakhiri dukungannya pada Oktober 2026, sehingga tentu berakhirnya dukungan ini akan membuat sebagian pengguna perlu mencari alternatif untuk membuka dan mengedit dokumen berformat .pub.
Nah, jika kamu masih memiliki banyak file Publisher lama, ada kabar baik dari The Document Foundation, pengembang LibreOffice, karena mereka menegaskan bahwa LibreOffice Draw bisa digunakan untuk membuka, melihat, mengedit, dan mengelola file Publisher secara gratis.
Baca Juga : Microsoft Resmi Hentikan Update Keamanan Office LTSC 2021, Saatnya Upgrade!
Yang pasti, solusi ini bisa membantu pengguna tetap mengakses dokumen lama tanpa harus bergantung pada aplikasi Microsoft Publisher.
LibreOffice Draw Bisa Membuka File PUB
Nah Microsoft sebelumnya menyarankan pengguna untuk mengonversi file Publisher menjadi PDF jika hanya ingin melihat atau mencetak dokumen, sementara itu, pengguna yang masih perlu mengedit kontennya bisa mencoba mengonversi file tersebut ke format DOCX.
Hanya saja, kedua pilihan itu punya keterbatasan, dimana PDF memang cocok untuk mempertahankan tampilan dokumen, tetapi bukan format ideal untuk editing lanjutan. Di sisi lain, konversi ke DOCX berpotensi mengubah tata letak, terutama pada dokumen dengan desain halaman yang kompleks.
Nah disinilah LibreOffice Draw bisa menjadi alternatif, karena aplikasi ini memanfaatkan library libmspub untuk mengimport file Publisher, yang menariknya library tersebut dikembangkan oleh Document Liberation Project melalui reverse engineer terhadap format PUB milik Microsoft.

Nah jika nanti file .pub sudah terbuka di LibreOffice Draw, pengguna bisa langsung melihat dan mengedit isinya, kemudian menyimpannya ke format OpenDocument Format (ODF), yang merupakan standar terbuka.
Cocok untuk Newsletter dan Dokumen Sederhana
Meskipun memang bukan aplikasi desktop publishing khusus, LibreOffice Draw dinilai cukup berguna untuk menangani dokumen Publisher yang tidak terlalu kompleks. Misalkan saja seperti membuka dan mengedit newsletter dengan beberapa halaman.
Namun, perlu diingat meskipun memang bisa dipakai, ada satu fakta penting bahwa LibreOffice Draw bukan pengganti penuh Microsoft Publisher, karena jika kamu mengandalkan fitur desktop publishing tingkat lanjut, hasil impor mungkin tidak sepenuhnya mempertahankan semua elemen atau perilaku dokumen aslinya.
Karena itu, sebaiknya periksa kembali tata letak, font, gambar, dan elemen desain setelah file dibuka, namun untuk kamu yang memang ingin mulai belajar Open Source, dan mulai menata pekerjaan dari awal, aplikasi ini layak untuk dicoba dan dipelajari lebih dalam.
Nah cukup disayangkan sih, Microsoft harus mematikan dukungan Microsoft Office Publisher, tapi jika kamu masih punya versi lama, bukan berarti aplikasi tersebut berhenti bekerja ya. Tapi bagaimana menurutmu? apakah kamu sudah mencoba aplikasi LibreOffice untuk menggantikan Microsoft Publisher?
Via : The Document Foundation
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Komentar