Microsoft Rombak Windows Update: Kini Lebih Fleksibel dan Minim Gangguan

Sebuah perubahan penting kembali dihadirkan Microsoft untuk meningkatkan pengalaman penggunaan sistem operasi Windows, terutama pada bagian Windows Update.

Jadi kawan-kawan, dalam pengumuman resminya, Microsoft kini telah mengurangi gangguan saat update dan memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna. Nah hal ini sendiri adalah hasil langsung dari masukan pengguna.

Selama beberapa bulan terakhir, Microsoft mengumpulkan ribuan feedback yang menyoroti masalah update yang sering muncul di waktu yang tidak tepat serta kurangnya kendali pengguna, yang kini melalui updater terbaru, kedua masalah tersebut mulai diatasi secara serius.

Update Later di OOBE

Yang pertama yang juga pernah kita bahas di artikel sebelumnya adalah Microsoft menghadirkan opsi update later ketika proses OOBE berlangsung.

TONTON JUGA:

Baca Juga : Terlalu Makan Waktu, Proses OOBE di Windows 11 Akhirnya Akan Dipersingkat

Seperti pada gambar diatas, sekarang pengguna bisa langsung masuk ke desktop tanpa harus menunggu proses update selesai saat pertama kali mengatur perangkat. Yang tentu ini sangat penting karena proses setup jadi jauh lebih cepat dan update bisa dilakukan nanti sesuai keinginan.

Pause Update Jadi Lebih Fleksibel

Pause update sekarang

Nah selain itu, sesuai dengan bocoran sebelumnya, kini Pause Update memiliki lebih banyak opsi yang membuat pengguna bisa memilih kapan pause update diatur, bukan hanya terbatas pada 1 week – 5 week seperti sebelumnya.

Bisa dilihat, nanti kita bisa mengatur tanggal tertentu yang jelas ini membuat pause update lebih fleksibel dan menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Opsi Restart dan Shutdown dipisahkan dari Update

Selain itu, satu hal penting lainnya adalah opsi restart dan shutdown kini dipisahkan dari update yang berarti, pengguna bisa mematikan atau me-restart perangkat tanpa dipaksa menginstal update terlebih dahulu.

Contohnya seperti pada gambar diatas, nah fitur ini sebenarnya sudah lama ditunggu pengguna, karena kadang ada waktu tertentu perangkat harus di shutdown atau di restart tanpa harus update terlebih dulu.

Informasi Update Lebih Jelas

Dan terakhir, Microsoft kini menambahkan detail pada update driver, seperti jenis perangkat yang terpengaruh, misalnya display, audio, atau baterai, sehingga pengguna bisa lebih memahami update yang tersedia.

Nah secara umum, Microsoft sedang berusaha untuk mengurangi frekuensi gangguan akibat update, dan salah satunya adalah dengan menyatukan berbagai jenis update seperti driver, .NET, dan firmware ke dalam satu siklus bulanan.

Dengan pendekatan ini, pengguna tidak perlu lagi mengalami banyak restart dalam satu bulan karena semua update akan dikumpulkan dan diinstall sekaligus sehingga tentu ini lebih efisien dan tidak akan terlalu mengganggu aktifitas pengguna.

Perubahan yang sangat mantap bukan?, jujur saja ini adalah hal yang baik dan sama sesuai janji Microsoft untuk mulai merombak dan memperbaiki Windows 11.

Nah semua perubahan ini sekarang sdah mulai diluncrkan ke pengguna Windows Insider khususnya Dev dan Experimental, jika ada feedback, tentu Microsoft sangat mengharapkan feedback dari pengguna via Feedback Hub.

Tapi bagaimana menurutmu? komen dibawah guys

Via : Microsoft


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya bergantung pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berkualitas secara gratis — jadi jika kamu menikmati artikel dan panduan di situs ini, mohon whitelist halaman ini di AdBlock kamu sebagai bentuk dukungan agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui dukungan di Saweria. Terima kasih.

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan atau butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation